Jakarta, tvOnenews.com - Tolak negara peringkat 65 FIFA, John Herdman ungkap alasan berkelas pilih Timnas Indonesia. Ia bertekad ukir sejarah baru demi membawa Garuda ke Piala Dunia.
Seperti diketahui, teka-teki mengenai sosok nakhoda baru Timnas Indonesia akhirnya terjawab dengan diperkenalkannya John Herdman secara resmi ke hadapan publik. Pelatih berkebangsaan Inggris itu hadir langsung dalam sesi konferensi pers yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa (13/1/2026) pagi WIB.
Kedatangan mantan pelatih Timnas Kanada tersebut tidak sendirian, melainkan didampingi langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Keduanya tiba di lokasi acara dengan setelan rapi, menandai keseriusan dimulainya era baru bagi Skuad Garuda di kancah internasional.
Bersama John Herdman, turut pula hadir sosok tangan kanannya, Cesar Meylan, yang bakal menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia. Kehadiran jajaran staf pelatih baru itu disambut hangat oleh sejumlah petinggi PSSI, seperti Wakil Ketua Umum Zainuddin Amali, Sekjen Yunus Nusi, hingga Alexander Zwiers.
Dalam sambutan perdananya, Herdman langsung menyinggung atmosfer sepak bola Indonesia yang dinilainya luar biasa dan penuh energi. Ia bahkan menyamakan gairah suporter Merah Putih dengan kota kelahirannya, Newcastle, yang dikenal memiliki basis pendukung sepak bola sangat fanatik di Inggris.
“Saya datang dari Newcastle, kota yang membanggakan passion sepak bola, dan ini yang saya lihat di skuad Garuda serta para pendukungnya,” ujar Herdman. Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa ia siap bekerja keras bersama Timnas Indonesia.
Namun, penunjukan Herdman bukannya tanpa bumbu drama, mengingat sebelumnya sempat beredar kabar bahwa ia menolak tawaran dari negara lain. Media Honduras, Once Noticias, bahkan sempat membuat laporan bernada kecewa dan menuding kepindahan Herdman ke Indonesia semata karena faktor finansial.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Dalam laporannya, media tersebut menyebut PSSI berani menggelontorkan gaji yang jauh lebih besar dibandingkan tawaran dari federasi Honduras maupun Jamaika. Spekulasi itu pun sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan pertanyaan soal motivasi utama Herdman menerima pinangan Indonesia.



