Kondisi Siswi SD di Medan yang Terseret Maling 20 Meter: Bengkak-Lecet di Lutut

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Siswi kelas 3 sekolah dasar di Medan bernama Jovita (9 tahun) terseret sejauh 20 meter oleh motor yang dikendarai maling. Saat itu Jovita berusaha mempertahankan telepon genggamnya yang dicuri.

Akibatnya Jovita mengalami pembengkakan dan lecet-lecet di bagian bawah lutut kanan dan kirinya.

"Lutut kiri dan kanan sampai ke bawah gitu (lukanya membengkak)," kata ayah Jovita, Darfan, saat dihubungi, Selasa (13/1).

Darfan merincikan luka yang dialami Jovita. Ia menyebut, lebar luka besar di lutut Jovita kurang lebih 1,5 centimeter.

"Kalau kita bilang lukanya besar, kira-kira kalau besar kali engga lah, sentinya 1,5 cm (lukanya). Yang lain kecil-kecil, yang luka besar ada tiga luka," ucap Darfan.

Darfan mengatakan Jovita telah divisum di Rumah Sakit Umum Eshmun di Medan Marelan.

"Kemarin habis divisum di Rumah Sakit Umum Eshmun," ujar Darfan.

Darfan menjelaskan saat ini Jovita sedang berada di rumahnya untuk beristirahat dan perawatan serta pemulihan dari trauma akibat insiden tersebut.

"Lagi di rumah (anak saya). Perawatan di rumah lah. Makanya kalau di rumah, pas engga ada orang ke sini. Ini orang rumah (istri) sudah kerja, nanti kalau siang saya sudah kerja terpaksa dikasih sama neneknya," ucap Darfan.

Menurut Darfan, kondisi Jovita sudah mulai membaik setelah diberikan obat berupa salep dari tetangganya dan pemerintah setempat. Pengobatannya juga ditanggung oleh pemda.

"Pemerintah, ya pengobatan aja. Tetangga pun juga ada, kalau ke sini pun ada kasih obat. Obat-obat salep dan obat cair. Lumayan sembuh lah," tutup Darfan.

Sebelumnya, Jovita terseret motor sejauh 20 meter dari rumahnya di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, pada Sabtu (10/1).

Jovita berusaha menghentikan pelaku yang mencuri handphone miliknya. Ia memegang behel bagian belakang sepeda motor yang dikendarai pelaku saat hendak melarikan diri.

Tindakan itu dilakukan Jovita demi mempertahankan handphone miliknya. Peristiwa tersebut terjadi saat Jovita pulang dari sekolah.

Dafran menceritakan saat kejadian dia hendak menjemput Jovita di sekolah. Namun, setibanya di sekolah, sang anak sudah tidak ada karena lebih dulu pulang ke rumah. Sementara itu, ibu Jovita sedang bekerja dan tidak berada di rumah.

"Aku mau jemput dia sekolah. Sampai di sekolah, aku tunggu, dia engga ada. Ternyata anak ini sudah pulang ke rumah," kata Darfan saat ditemui di kediamannya, Senin (12/1).

Darfan menjelaskan, saat kejadian anaknya sedang berada di kamar mandi untuk buang air kecil. Tiba-tiba Jovita mendengar suara pintu depan terbuka dan mengira orang yang masuk adalah ayahnya.

Jovita kemudian mengejar pelaku dan memegang behel bagian belakang sepeda motor pelaku. Akibatnya, ia terseret sejauh sekitar 20 meter.

"Terus pelaku ini engga mau dihiraukan. Adik itu dipegang terus keretanya (motor) di belakang itu, dikencangin terus, lari dia," ucap Darfan.

Handphone milik anaknya berhasil diselamatkan setelah pelaku panik karena takut diamuk massa. Namun, uang tunai sebesar Rp 100.000 raib dibawa pelaku saat sempat masuk ke dalam rumah.

Darfan berharap agar pelaku segera ditangkap. Ia mengaku telah membuat laporan ke pihak kepolisian.

"Harapannya, mudah-mudahan pelaku ini tertangkap," tutup Darfan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
RI Berpotensi Surplus Solar di 2026, Ini Dua Faktor Pendukungnya
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Emak-emak di Depok Minta Bantuan Damkar, Tutup Tangki Motor Jatuh ke Selokan
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Grab Beri Bocoran Sistem Bonus Hari Raya 2026, Ini Ketentuannya
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pendamping Michael Carrick di MU Termasuk Pelatih Kontroversial dan Rival Beratnya
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Ketinggian Kabel Semrawut di Sawangan Depok Ditambah 1,5 Meter dengan Bambu Penyangga
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.