Kenakan Tas Noken, Wapres Kunjungi Biak hingga Yahukimo

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Biak Numfor: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Kaisiepo, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa, 13 Januari 2026, dengan memakai tas noken tradisional Papua, untuk mengawali kunjungan kerjanya di Tanah Papua, termasuk Yahukimo.

Wapres akan meninjau infrastruktur seperti sekolah rakyat, sektor kesehatan, dan memastikan pemerataan pembangunan Papua berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa, 13 Januari 2026 pukul 06.00 WIB dengan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737-800.

Wapres dan rombongan tiba di Base Ops Lanud Manuhua, Bandara Frans Kaisiepo, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua pukul 12:30 Waktu Indonesia Timur. Gibran disambut Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri beserta jajaran. Para penari menampilkan tarian tradisional dengan diiringi alat musik tifa saat Gibran tiba.

Baca Juga :

Tinjau Banjir Kalsel, Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Pemulihan

Gibran kunjungi sekolah rakyat hingga pasar ikan
Gibran kemudian melanjutkan perjalanan menuju Sekolah Rakyat Menengah Atas Biak 41 sebagai lokasi kunjungan pertama. Setelah dari sekolah rakyat Wapres juga lakukan kunjungan ke sejumlah titik salah satunya ke Pasar Ikan Fondai, Biak.

Usai dari Provinsi Papua, Wapres melanjutkan perjalanan ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, untuk berinteraksi dengan generasi muda, meninjau aktivitas ekonomi masyarakat, serta bersilaturahmi dengan unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :

Membuka Akses, Menjaga Martabat: Layanan Pendengaran Inklusif Hadir di Papua
Melalui kunjungan kerja ini, Wapres menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di Tanah Papua, memastikan pembangunan berjalan inklusif, serta mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keamanan.

Ikut bersama rombongan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal  Maruli Simanjuntak, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai.

Papua menjadi atensi khusus pemerintah sesuai dengan Perpres No. 107 Tahun 2025-2029 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP).

Yang merupakan turunan dari Perpres No. 24 Tahun 2023 tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2022-2041 yang menjadi pedoman jangka panjang. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pusaka HTN Unhas Perkuat Pemahaman Praktik Hukum Mahasiswa Melalui Program Magang
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Catat! Dua Gerhana Matahari Akan Hiasi Langit Sepanjang 2026, Cincin dan Total
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Duel di SPBE Batu Layang,  Pencuri Tabung Gas vs Petugas
• 3 jam lalurealita.co
thumb
Kisah Warung Legendaris Bu Tatang, Sandaran Mahasiswa yang Lapar di Bandung
• 26 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.