Kabel Semrawut di Sawangan Ganggu Akses Jalan, Disangga dengan Bambu

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, KOMPAS.com - Kabel semrawut yang menggantung di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, disangga dengan tiang bambu agar tidak terlalu menjuntai ke bawah.

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Selasa (13/1/2026), bambu penyangga itu berada tepat di akses masuk Rumah Sakit Bhakti Yudha dengan tinggi kisaran 4-5 meter.

Bambu yang di bagian atasnya berbentuk huruf Y menjadi tempat meletakkan untaian kabel yang semrawut agar tidak terlalu menjuntai ke bawah.

Baca juga: Menanti Pembenahan Kabel Semrawut yang Bikin Truk Nyangkut di Ciputat

Bambu penyangga diletakkan di antara dua tiang listrik yang berjarak hingga 20 meter.

Di kedua tiang listrik, kondisi semrawut semakin tak tergambarkan apalagi ketika melihat sejumlah gulungan kabel dibiarkan menumpuk dan menyatu bersama untaian kabel.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=kabel semrawut, kabel menjuntai, kabel semrawut di depok, kabel menjuntai di depok&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMy8xMzAwMjQ4MS9rYWJlbC1zZW1yYXd1dC1kaS1zYXdhbmdhbi1nYW5nZ3UtYWtzZXMtamFsYW4tZGlzYW5nZ2EtZGVuZ2FuLWJhbWJ1&q=Kabel Semrawut di Sawangan Ganggu Akses Jalan, Disangga dengan Bambu§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Jarak kabel yang paling rendah dengan pejalan kaki diperkirakan hanya sekitar 1,5 meter.

Kondisi kabel semrawut ini setidaknya terlihat di sepanjang Jalan Raya Sawangan atau dari dekat Taman Secawan ke arah pintu Tol Depok-Antasari (Desari).

Salah satu juru parkir di restoran cepat saji bernama Dika (35) menceritakan, bambu itu telah dipasang sejak 3-4 bulan lalu oleh pihak rumah sakit.

Hal itu dilakukan setelah beberapa kali mobil berat yang masuk ke rumah sakit pasti tersangkut untaian kabel.

Baca juga: Akhirnya, Kabel Semrawut dan Tiang Miring di Tebet Mulai Dirapikan

“Karena rumah sakit infonya memang lagi ada pembangunan jadi truk banyak masuk,” kata Dika saat ditemui di lokasi, Selasa.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Semenjak ada bambu penyangga, untaian kabel ditinggikan hampir 1,5 meter. Artinya, tinggi kabel semrawut depan rumah sakit sekitar dua meter dari tanah.

“Itu enggak permanen, bambunya bisa diangkat misal mobil gede lewat. Untungnya sejauh ini enggak ada yang nyangkut sih sebelum ada bambu juga,” jelas Dika.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Kenakan Tarif 25 Persen ke Negara yang Berbisnis dengan Iran
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
RDMP Balikpapan Diresmikan, Pemerintah Yakin Bakal Stop Impor Solar
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Indonesia Kirim Atlet Tertua ke ASEAN Para Games
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pejabat The Fed: Posisi Suku Bunga Saat Ini Sudah Tepat untuk Jaga Inflasi AS
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Jaksa Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Eks Jaksa KPK Jadi Kajari
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.