MerahPutih.com - Upaya modifikasi cuaca mulai dilakukan untuk meredam curah hujan tinggi yang belakangan memicu banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat kondisi banjir di sebagian besar wilayah ibu kota mulai berangsur surut. Hingga Selasa pagi, genangan air tersisa di 28 rukun tetangga (RT) dan enam ruas jalan.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
“BNPB baru mengadakan OMC hari ini sampai dengan lima hari ke depan,” kata Isnawa di Jakarta, Selasa (13/1).
Baca juga:
Dinas SDA Ungkap Penyebab Jakarta Utara Terendam Banjir Serentak
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi
Banjir Jakarta Utara, BPBD Salurkan Makanan hingga Matras ke Pengungsi
Ia menjelaskan, langkah ini diambil menyusul banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta pada Senin (12/1), akibat tingginya intensitas hujan dalam waktu singkat.
Menurut Isnawa, pelaksanaan OMC tahap awal dilakukan oleh BNPB. Selanjutnya, BPBD DKI Jakarta siap melanjutkan operasi tersebut dengan tetap mengacu pada hasil prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Selanjutnya, BPBD DKI bisa melanjutkan, tentunya juga dengan hasil prediksi BMKG,” ujarnya. (Knu)



