Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman, Johann Wadephul, tidak menganggap serius kemungkinan serangan Amerika Serikat terhadap Greenland, setelah Presiden Donald Trump berulang kali mengancam untuk merebut pulau itu dari sekutu NATO, Denmark.
"Saya tidak memiliki indikasi bahwa hal ini sedang dipertimbangkan secara serius," ujarnya ketika ditanya wartawan tentang tindakan militer sepihak oleh Trump terhadap Greenland.
"Sebaliknya, saya percaya ada kepentingan bersama dalam mengatasi masalah keamanan yang muncul di wilayah Arktik, dan bahwa kita harus dan akan melakukannya," kata Wadephul usai bertemu dengan Menlu AS Marco Rubio di Washington pada Senin (12/1) waktu setempat.
"NATO sekarang ini dalam proses mengembangkan rencana yang lebih konkret tentang hal ini, dan ini kemudian akan dibahas bersama dengan mitra AS kami," imbuh Menlu Jerman itu, dilansir kantor berita AFP, Selasa (13/1/2026).
Kunjungan Wadephul tersebut dilakukan menjelang pembicaraan minggu ini di Washington antara Rubio dan Menlu Denmark dan Greenland, yang merupakan wilayah otonom Denmark.
Trump dalam beberapa hari terakhir telah bersumpah bahwa Amerika Serikat akan merebut Greenland "dengan cara apa pun". Trump mengatakan dia dapat melakukannya "dengan cara yang mudah atau cara yang lebih sulit."
Pemerintah Greenland pada hari Senin (12/1), kembali menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima pengambilalihan oleh AS dalam "keadaan apa pun."
(ita/ita)



