Dianggarkan Rp10 Miliar, Pemprov  Kebut Pembangunan Bengkel Vokasi

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menunjukkan upayanya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Khususnya, di sektor vokasi.


Pendidikan vokasi atau keterampilan ditopang dari para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Saat ini, Pemprov tengah mengebut penyelesaian pembangunan bengkel vokasi. Anggaran untuk pembangunan bengkel ini sebesar Rp10 miliar.


Bengkel vokasi yang akan menjadi workshop terpadu bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khusus otomotif se-Sulsel kini tengah dibangun di Kota Makassar.


Bengkel ini berlokasi di kawasan Brigade Siaga Bencana (BSB), Jalan Urip Sumoharjo, tepat di depan Mall Nipah.


Bengkel ini disiapkan sebagai pusat praktik sekaligus ruang belajar berbasis industri bagi para siswa SMK jurusan otomotif se-Sulawesi Selatan.

Bengkel vokasi ini akan menjadi wadah bagi para siswa untuk program pelatihan maupun magang secara bergiliran.


Kelanjutan pembangunan menunjukkan progres penyelesaian terus berjalan. Sejumlah bangunan utama bahkan sudah berdiri hingga tahap pemasangan atap.


Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, mengatakan pembangunan bengkel vokasi ini akan berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Menariknya, fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, tetapi juga akan dibuka untuk masyarakat umum.


“Nanti ada servis kendaraan ringan, body repair, sampai dico mobil juga bisa dilakukan di sana,” ujar Iqbal, saat dikonfirmasi, Senin, 12 Januari 2026.


Tak hanya menyediakan sarana praktik, bengkel vokasi ini juga akan menghadirkan pengalaman langsung dari dunia industri. Para siswa SMK otomotif nantinya akan mendapat pendampingan dari mekanik profesional melalui kerja sama dengan dua pabrikan besar.


“Kita akan kerja sama dengan Honda dan Toyota,” tambah Iqbal.


Iqbal menerangkan bahwa pembangunan Bengkel Vokasi ini berlangsung sejak September 2025. Saat ini, progres pembangunan sudah lebih dari 90 persen. Pembangunan ditargetkan rampung Januari ini.


“Nanti akan dikelola oleh UPT SMK, antara SMK 5 atau SMK 10,” tandas Iqbal.


Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Reza Faisal Saleh, menegaskan bahwa pemanfaatan aset milik Pemerintah Provinsi Sulsel harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Adapun bangunan kepemilikan Pemprov Sulsel seperti Stadion Barombong, Stadion Mattoanging dan Wisma Negara.

Reza Faisal Saleh menjelaskan masing masing tetap dalam progres, seperti halnya pengerjaan jalan di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, dilakukan secara bertahap, progres pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi penunjang pengembangan kawasan pesisir ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.


“Masing masing tetap ada progres. Untuk Barombong masih sementara kita bicarakan mengenai lahannya dengan GMTD. Mattoangin juga sementara kita susun rencana pemanfaatannya, Wisma negara juga masih aktif,” tutup Reza. (uca)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Top 3 Sport 13 Januari 2026: Patrick Kluivert Pengangguran, Van Basty Sousa Disanksi Berat, Michael Carrick Jadi Pelatih MU
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Empat WNI Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Diresmikan Prabowo, Kilang Balikpapan Senilai Rp123 T Jadi Investasi Energi Terbesar RI
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Bertolak ke Malang Pagi Ini Usai Menginap di IKN
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Bank Tanah Gandeng Pemprov Bengkulu Garap Lahan Bekas HGU untuk Dukung Pembangunan Daerah
• 58 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.