Pengakuan Pembunuh Terapis di Bekasi: Piting Korban Lalu Niat Bunuh Diri

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat

Pria bernama Ahmad Riansah alias Delon, suami siri yang membunuh terapis wanita berinisial SM (23) di Kayuringin, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) ditangkap polisi. Pelaku mengaku memiting korban hingga tewas.

Pengakuan itu diungkapkan Ahmad saat diringkus penyidik di Kampung Sanding RT 019/RW 005, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, pada Minggu (11/1) malam. Dia ditangkap di depan orang tuanya.

Ahmad mengaku sempat cekcok dengan korban. Dia juga mengaku hubungan dengan istri sirinya itu tidak direstui pihak keluarga.

Baca juga: Momen Suami Siri Pembunuh Terapis Bekasi Tak Berkutik Ditangkap Depan Ortu

Ahmad mengaku sempat menyadap WhatsApp korban lantaran cemburu karena chatting dengan pelanggannya. Ahmad menyebut korban marah saat tahu ponselnya disadap.

"Saya kan nyadap WA-nya, saya bilang, kamu jangan chattingan sama tamu, soalnya saya sakit hati, soalnya kamu suka lupa ngehapus chat. Memang karena komitmen dia mau kerja sampai lebaran doang, abis itu mau rujuk lagi sama saya. Cuman hubungan saya itu yah....soalnya orang tuanya inilah, jadi kita tinggal di Bandung juga ngumpet dari orang tuanya," kata Ahmad.

Singkat cerita, tiba di hari kejadian pada Rabu (7/1) pukul 09.00 WIB, korban dibunuh pelaku di sebuah kamar kos di Kayuringin, Kota Bekasi. Pelaku mengaku memiting korban.

"Habis itu langsung saya piting," ujarnya.

Dia mengaku sempat menemani korban selama 30 menit setelah membunuhnya. Pelaku lalu keluar untuk membeli cairan pembersih untuk diminum mengakhiri hidupnya sendiri.

"Udah gitu saya temenin dulu, nemenin dulu setengah jam. Saya keluar, keluar itu saya minum, habis itu saya balik ke kosan karena memang saya niatnya pengen mati bareng-bareng, Pak. Makanya saya beli, cairan itu. Habis itu saya minum segelas kecil. Nggak dapet setengah jam, malah saya muntah-muntah," jelasnya.

Penemuan Korban

Jasad SM ditemukan pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 20.26 WIB. Penemuan jasad korban ini bermula saat kerabat korban datang atas permintaan ibu korban lantaran korban tak dapat dihubungi.

Baca juga: 4 Fakta Pembunuhan Terapis Spa di Bekasi Terbongkar

Sesampai di TKP, saksi AS menggedor pintu kamar kos korban, tetapi tidak ada jawaban. Kemudian keluarga meminta DRH sebagai pengurus kos mengecek dan membuka pintu kos kamar korban.

Setelah AS dan DRH berupaya membuka pintu, ternyata terkunci. DRH pun mengambil kunci duplikat hingga kamar tersebut bisa terbuka dan korban ditemukan.

"Pada saat pintu terbuka, AS dan DRH melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, Senin (12/1).




(wnv/idn)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Undian Putaran Keempat Piala FA: Liverpool Ditantang Brighton and Hove Albion
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Prabowo Sambangi IKN untuk Pertama Kalinya sebagai Presiden RI | SAPA PAGI
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Sesi Siang Merosot ke Level 8.884, BUMI, BRPT dan MEDC Top Losers LQ45
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Presiden Prabowo Kunjungi IKN, Ini Tanggapan Puan Maharani
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Virgoun Diduga Jual Video CCTV Inara Rusli, Eva Manurung: Bintang Hollywood Lu?
• 14 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.