Heboh Broken Strings Aurelie, Pelaku Grooming Denial? Ini Kata Spesialis Kedokteran Jiwa

insertlive.com
1 jam lalu
Cover Berita

Media sosial dihebohkan dengan memoar Broken Strings yang dibuat oleh Aurelie Moeremans. Buku itu berisi pengalaman nyata Aurelie yang pernah mengalami child grooming pada usia 15 tahun.

Child grooming adalah proses di mana orang dewasa atau seseorang yang jauh lebih tua membangun hubungan dengan anak yang lebih kecil untuk tujuan eksploitasi hingga pelecehan seksual. Pelaku membentuk manipulasi psikologis dan membangun kepercayaan pada korban untuk melancarkan tujuannya.

Usai memoar Aurelie viral, banyak masyarakat yang turut membagikan kisah serupa di media sosial. Mereka menyebut para pelaku child grooming umumnya denial dengan apa yang sudah dilakukan. Para pelaku juga disebut suka marah secara meledak-ledak.

Spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren mengatakan penyangkalan dan luapan emosi dari para pelaku grooming adalah hasil dari defense mechanism, kurang empati dan rasa ingin mengontrol sesuatu.

"Ini pola psikologis yang cukup konsisten," ucap dr Lahargo dalam laporan dari detikcom.

Dokter Lahargo menambahkan para pelaku child grooming juga memiliki pola psikologi, sebagai berikut:

1. Defense mechanism (mekanisme pertahanan diri)

Pelaku cenderung menyangkal agar:

2. Cognitive Dissonance

Ini adalah kondisi psikologis tidak nyaman akibat memiliki dua atau lebih keyakinan

"Ada konflik antara 'saya orang baik' vs 'saya menyakiti orang'," ucap dr Lahargo.

Agar konflik ini tidak menyakitkan, otak memilih untuk:

3. Kontrol dan Kekuasaan

Grooming adalah tentang power atau kekuatan. Saat kontrol itu terancam (dibongkar publik), pelaku akan mengalami hal-hal berikut:

4. Minim Empati Terhadap Dampak

Pelaku child grooming akan lebih fokus pada dirinya sendiri, bukan luka korban.

"Marahnya pelaku bukan tanda ia benar, tapi tanda mekanisme pertahanannya sedang runtuh," katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
• 20 jam lalusuara.com
thumb
BNI Perkuat Dukungan Program Sekolah Rakyat, Dorong Pemerataan Pendidikan
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Presiden Prabowo: Ini Pertama Kali dalam Sejarah Indonesia
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Episode Terbaru Drama Korea Spring Fever Raih Rating Tinggi
• 4 jam laluinsertlive.com
thumb
Guru SD di Lampung Ngamuk Dapat MBG Basi, Ada 11 Siswa Diduga Keracunan
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.