HK-WIKA Bangun Gedung CMU RSUP Sardjito Yogyakarta, Target Selesai Akhir 2027

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

PT Hutama Karya (Persero) memulai pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta.

HK-WIKA Bangun Gedung CMU RSUP Sardjito Yogyakarta, Target Selesai Akhir 2027. (Foto Istimewa)

IDXChannel — PT Hutama Karya (Persero) memulai pembangunan Gedung Central Medical Unit (CMU) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan rujukan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan wilayah penyangga.

Proyek ini dilaksanakan bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui skema Kerja Sama Operasi (Hutama–Wika KSO). Adapun porsinya Hutama Karya 70 persen dan WIKA 30 persen.

Baca Juga:
Hutama Karya Rampungkan Dua Proyek Jembatan Bailey di Aceh Tenggara

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pembangunan Gedung Central Medical Unit RSUP Dr Sardjito merupakan bagian dari agenda transformasi sistem kesehatan nasional.

"Tujuannya untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat. Salah satu pilar penting dalam transformasi tersebut adalah penguatan infrastruktur sarana dan prasarana rumah sakit," ujarnya dalam sambutannya, dikutip Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:
Prabowo Tinjau Progres Huntara Aceh Tamiang, Hutama Karya Turut Berkontribusi

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X menambahkan, pembangunan Gedung Central Medical Unit RSUP Dr Sardjito merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan masa depan yang unggul, adil, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Baca Juga:
Hutama Karya Catat 2,49 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera Saat Nataru

"Gedung ini diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi Yogyakarta, wilayah selatan Jawa, hingga nasional, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat," katanya.

Pembangunan Gedung CMU dilakukan di kawasan RSUP Dr Sardjito dengan rencana bangunan terdiri dari 2 lantai basement dan 13 lantai utama, serta target penyelesaian pada akhir 2027.

Bangunan ini memiliki luas total 55.574 m² dan disusun melalui desain stacking vertikal 14 lantai untuk memastikan konektivitas antar ruang, mempercepat alur layanan pasien, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan rujukan nasional di RSUP Dr Sardjito.

Gedung CMU akan memperkuat layanan perawatan kritikal melalui fasilitas ICU, HCU, ruang observasi, hingga unit resusitasi. Fasilitas layanan bedah diperkuat melalui 21 ruang operasi mayor dan 6 ruang operasi minor yang terintegrasi dengan area pre-operasi dan post-operasi.

Di sisi diagnostik, gedung ini dilengkapi berbagai layanan radiologi seperti CT-Scan, MRI 3 Tesla, X-Ray, CT Spectral photon-counting dan fluoroskopi, serta didukung laboratorium terpadu yang mencakup Lab UPTD, Lab Terpadu, Lab BGSi, dan fasilitas patologi anatomi serta molekuler.

Dalam pelaksanaannya, Hutama–Wika KSO menerapkan Building Information Modeling (BIM) berbasis ISO 19650, termasuk prinsip lean construction untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam setiap tahap pekerjaan. Pendekatan ini memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil akhir proyek sesuai dengan standar kualitas dan keselamatan yang ditetapkan.

Sebab, pekerjaan dilakukan di lingkungan rumah sakit yang tetap beroperasi, penerapan sistem keselamatan, pengaturan arus kendaraan internal, serta koordinasi intensif dengan manajemen rumah sakit menjadi prioritas utama guna menjaga kelancaran aktivitas pelayanan kesehatan selama pembangunan berlangsung.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menegaskan, komitmen perusahaan untuk menyelesaikan proyek dengan tepat mutu, tepat waktu, serta mengedepankan aspek keselamatan. Sebab, pekerjaan dilaksanakan di kawasan rumah sakit yang tetap beroperasi.

"Hutama Karya berkomitmen menghadirkan Gedung CMU RSUP Dr Sardjito sebagai fasilitas layanan kritikal, bedah, dan diagnostik yang terintegrasi untuk memperkuat peran rumah sakit rujukan nasional," ujarnya.

"Kami juga memastikan pengendalian QHSSE serta koordinasi intensif dengan manajemen rumah sakit agar pelayanan kepada pasien tetap berjalan selama masa konstruksi. Dengan sinergi seluruh pihak, kami menargetkan penyelesaian pembangunan pada akhir 2027 sehingga fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat," ujar Mardiansyah.

Sebagai informasi, Hutama Karya telah resmi menandatangani kontrak pekerjaan Konstruksi Fisik Gedung CMU RSUP Dr Sardjito pada Kamis, 27 November 2025 di Ruang Bulat Gedung Administrasi Pusat RSUP Dr Sardjito. Pembangunan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas layanan rumah sakit rujukan nasional melalui penyediaan fasilitas yang terintegrasi dan modern, sekaligus mendukung peningkatan mutu layanan pasien.

Sebelum proyek ini, Hutama Karya juga telah menyelesaikan pembangunan Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) RSUP Dr Sardjito yang rampung pada 2024.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polda Sumsel Sarankan Mahasiswi PPDS FK Unsri Korban Bullying Senior Lapor
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
BNPB Sebut 23 Desa di Pandeglang Terdampak Banjir, Ketinggian Air Capai 1 Meter
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Retakan di Istana Khamenei: Rakyat Menandai Rumah Algojo, AS Siapkan Opsi ‘Sangat Keras’
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Menang di Golden Globes 2026, Perjuangan 10 Tahun Ejae KPop Demon Hunters Tuai Pujian
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Terungkap! Sosok Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia Ini Ternyata Partner Sejak 2010
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.