Larang Menampilkan Tersangka, Polri Manut KUHAP Baru

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, melarang aparat penegak hukum menampilkan tersangka saat konferensi pers. Polri merespons aturan tersebut.

"Merujuk Pasal 91 KUHAP, dalam melakukan penetapan tersangka, penyidik dilarang melakukan perbuatan yang menimbulkan praduga bersalah. Polri akan mempedomani dasar UU RI nomor 20 Tahun 2025 tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi, Selasa, 13 Januari 2026.

Sebelumnya, KPK telah menjalankan aturan pada KUHAP baru tersebut. Yakni tidak lagi menampilkan lima tersangka saat konferensi pers kasus dugaan suap di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.
 

Baca Juga :Adopsi KUHAP Baru, KPK Tak Lagi Pajang Tersangka Saat Konpers


Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan tidak dihadirkannya kelima tersangka itu, karena pihaknya sudah mengadopsi KUHAP yang resmi diberlakukan pada 2 Januari lalu.

Konferensi pers KPK. Foto: Dok. Youtube KPK RI.

"Mungkin kalau rekan-rekan bertanya agak beda hari ini gitu ya, apa namanya, konpers hari ini agak beda. Gitu, kenapa? Misalkan, 'loh kok nggak ditampilkan apa para tersangkanya?' Nah itu salah satunya kita juga sudah mengadopsi KUHAP yang baru gitu ya," kata Asep dalam konferensi pers, Minggu, 11 Januari 2026.

Asep menyebut KUHAP baru tersebut lebih fokus pada hak asasi manusia (HAM). Salah satunya, soal asas praduga tak bersalah.

"Bahwa KUHAP yang baru itu lebih fokus kepada hak asasi manusia, jadi bagaimana perlindungan terhadap hak asasi manusia ada asas praduga tak bersalah, yang dilindungi dari para pihak. Tentunya juga kami sudah ikuti," pungkas Asep.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Warga Cilincing Meninggal Diduga Tersengat Listrik Saat Banjir
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Bahlil: Mulai 2027 Indonesia Tak Lagi Impor Avtur
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Eksepsi Nadiem Ditolak Hakim, Dakwaan Jaksa Diyakini Tak Sembarangan
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Real Madrid pecat Xabi Alonso
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Waspada Manipulasi Love Bombing Lewat Film Penerbangan Terakhir
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.