Dewas Jatuhkan Sanksi Berat Pegawai KPK yang Juga Istri dari Tersangka Kasus K3 Kemnaker

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (11/6/2025). Dewas KPK menjatuhkan sanksi etik berat kepada pegawai KPK berinisial FF, yang merupakan istri tersangka kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kemnaker.  (Sumber: ANTARA/Rio Feisal)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi atau Dewas KPK menjatuhkan sanksi etik berat kepada pegawai KPK berinisial FF.

Diketahui, FF merupakan istri salah satu tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menuturkan Dewas KPK menyatakan pegawai inisial FF terbukti melanggar kode etik insan komisi.

"Baru saja kita mendengarkan putusan dari Dewas Pengawas KPK, terkait dengan pelanggaran etik kepada salah satu insan Komisi Pemberantasan Koupsi yaitu saudara FF," kata Budi di Jakarta pada Selasa (13/1/2026).

"Dalam sidang putusan tadi kita sudah mendengarkan pertimbangan dan putusannya, bahwa saudara FF terbukti telah melanggar nilai profesionalisme dalam nilai-nilai etik di KPK."

Baca Juga: Istri Salah Satu Tersangka Kasus Pemerasan di Kemenaker Ternyata Pegawai KPK

Atas hal tersebut, kata Budi, Dewas KPK kemudian menjatuhkan sanski berat terhadap FF.

"Dewas menjatuhkan sanksi berat kepada saudara FF untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka," ucapnya.

Menurut Budi, sanksi tersebut sudah diatur secara jelas di dalam Peraturan Dewan Pengawas atau Perdewas.

Adapun pelanggaran etik yang dilakukan oleh FF yakni terbukti menjabat sebagai direktur di sebuah perusahaan.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kpk
  • kasus k3 kemnaker
  • dewas kpk
  • istri tesangka
  • sanksi berat
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gunungan Sampah di Tempat Pembuangan Cebu Longsor, 11 Orang Tewaskan
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Deolipa Yumara dan Linda Susanti Penuhi Panggilan Dewas KPK
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Anggota DPR Minta KPK Usut Tuntas Kasus yang Jerat Yaqut: Haji Urusan Suci
• 14 jam laludetik.com
thumb
Dedi Mulyadi: Berkat Warga Jabar Ramai-ramai Bayar Pajak Motor, Uang Kas Provinsi Capai Rp621 Miliar
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Dirut RPH Surabaya: Relokasi Tidak Ganggu Pasokan Daging, Pasar Arimbi Tetap Beroperasi
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.