Masalah dan pergesekan dalam setiap rumah tangga tak pernah bisa terhindarkan. Hal itu pula yang dialami pasangan Surya Saputra dan Cynthia Lamusu.
Surya Saputra tidak menampik bahwa dia dan Cynthia kerap terlibat pertengkaran kecil. Hanya saja, ia memandangnya sebagai hal yang wajar dalam sebuah rumah tangga. Tinggal bagaimana masing-masing berusaha menyelesaikannya.
"Amin kalau dibilang harmonis, apa enggak ada pergesekan? Enggak juga. Tiap keluarga pasti punya ujiannya sendiri-sendiri, punya pergesekannya sendiri-sendiri. Cuma how to deal with it gitu. Gimana cara kita menanggulangi pergesekan itu," kata Surya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Jika terjadi cekcok, Surya memilih untuk menghindar sejenak terlebih saat emosi tengah memuncak. Baginya, laki-laki butuh waktu sendiri untuk meredakan amarah sebelum nantinya bisa berdiskusi dengan kepala dingin.
"Ya kalau saya itu, kitanya harus tenang dulu baru kita ngebahas. Enggak bisa saat ini (marah) ayo kita bahas. Dalam kondisi marah, pasti ngebahasnya (enggak enak). Jadi saya selalu bilang sama istri, kalau saya sekarang keluar dulu, itu bukan berarti saya enggak mau menyelesaikan masalah," tutur Surya.
"Kadang-kadang laki-laki tuh harus nurunin marahnya dulu ya. Nah, ini perempuan kadang-kadang enggak tahu nih," sambungnya.
Surya menganggap diskusi yang dilakukan saat emosi tinggi justru hanya akan memperburuk keadaan. Karena itu, ia lebih memilih menunggu sampai suasana hati membaik.
Dari situ, pembicaraan bisa berjalan lebih baik tanpa perlu mengeluarkan sikap atau kata-kata yang menyakiti hati pasangan.
"Mendingan ngomong dengan tenang, solutif, ini-ini-ini. Masalahnya ini, solusinya ini. Ya kan? Jadi lebih enak begitu kan buat para wanita? Iya enggak? Dibanding kita marah-marah, buang energi negatif," ungkap Surya.
Meski terdengar sederhana, cara tersebut cukup efektif bagi Surya dan Cynthia. Hal itu terbukti dari setiap masalah yang muncul, satu persatu bisa mereka selesaikan tanpa adanya pertengkaran yang berlanjut.
"Saya pasti selalu bilang, 'Yang, udah. Ini kayaknya kita enggak ketemu nih titik temunya. Kita ngomongnya besok aja, atau nanti malam, atau pagi ya. Biar kita sama-sama tenang dulu. Kamu tenang, aku tenang, baru kita bahas. Biar di momen yang pas'," kata Surya.
"Ini kita enggak ketemu nih. Kalau diterusin akan jadi masalah." Akhirnya enggak bagus buat semuanya kan. Ya udah akhirnya ngerti, pada saat yang tepat kita bahas," pungkasnya.



