Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat (SR) Menengah Atas 41 Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026). Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat secara serentak di seluruh Indonesia. (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)
2/6Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memberikan pendidikan gratis berkualitas bagi anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin. (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)
Perbedaan mendasar Sekolah Rakyat dan sekolah milik pemerintah lainnya ada pada kriteria peserta didik. Sekolah Rakyat hanya ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, karenanya semua biaya sekolah gratis, termasuk asrama, perlengkapan sekolah dan kebutuhan belajar lainnya. (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)
4/6Selain mendapat pendidikan formal, siswa di Sekolah Rakyat juga dibekali pendidikan karakter yang diharapkan menjadi bekal untuk membawa keluarga mereka keluar dari lingkar kemiskinan. (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)
Ada 97 siswa yang terdaftar di Sekolah Rakyat (SR) Menengah Atas 41 Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026). Sekolah ini dilengkapi dengan asrama, laboratorium komputer, ruang makan beserta dapurnya, serta auditorium. (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)
6/6“Sekolah Rakyat adalah jawaban Tuhan untuk keluarga dan orang tua yang sangat membutuhkan,” ujar Kepala Selolah SRMA 41 Biak Semuel Yawan. Pemerintah menargetkan ada 500 Sekolah Rakyat hingga 2029. (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471900/original/027271600_1768298483-Siswa_Prabowo.jpeg)


/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F02%2F24%2F6e82b02d-eb34-4df0-99b8-a0fbbf1a936b_jpg.jpg)