Grid.ID - Kasus dugaan penipuan investasi kripto menyeret nama Timothy Ronald dan menarik perhatian publik. Siapakah dia? Inilah profil Timothy Ronald yang tengah menjadi sorotan.
Influencer keuangan ini dilaporkan ke kepolisian terkait aktivitas investasi trading mata uang kripto yang dinilai merugikan banyak pihak. Laporan tersebut saat ini masih berada pada tahap penyelidikan dan belum ada penetapan tersangka.
Sejumlah member Akademi Crypto disebut menjadi pelapor dalam perkara ini. Dugaan kerugian yang muncul diklaim mencapai ratusan miliar rupiah. Di tengah proses hukum yang berjalan, profil Timothy Ronald kembali menjadi sorotan.
Dugaan Penipuan Investasi Kripto
Nama Timothy Ronald mencuat setelah dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto. Mengutip Kompas.com, Selasa (13/1/2026), laporan tersebut dilayangkan oleh sejumlah member Akademi Crypto, komunitas yang didirikan Timothy Ronald bersama rekannya, Kalimasada.
Dalam unggahan akun Instagram @skyhol***, disebutkan bahwa Timothy Ronald dan Kalimasada diduga mengajak member berinvestasi pada sejumlah aset kripto dengan tujuan mengambil keuntungan pribadi. Unggahan tersebut juga mengklaim sekitar 3.500 orang mengalami kerugian dengan estimasi lebih dari Rp 200 miliar. Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan belum ada penetapan tersangka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto menyampaikan bahwa laporan terkait kripto tersebut telah diterima. Ia menyebutkan laporan dibuat oleh pelapor berinisial Y dan saat ini terlapor masih dalam proses penyelidikan.
Dengan demikian, kasus dugaan penipuan yang menyeret profil Timothy Ronald belum memasuki tahap penuntutan. Situasi ini membuat publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari aparat penegak hukum.
Profil Timothy Ronald
Profil Timothy Ronald dikenal luas di dunia keuangan Indonesia, khususnya di kalangan investor muda. Ia lahir di Tangerang Selatan pada 22 September 2000 dan berdarah Indonesia-Tiongkok.
Minat Timothy Ronald terhadap dunia investasi sudah muncul sejak usia 14 tahun. Pada usia tersebut, ia mulai mendalami buku-buku klasik investasi, termasuk The Intelligent Investor karya Benjamin Graham. Buku yang sama diketahui menjadi pegangan investor legendaris Warren Buffet.
Dalam perjalanan investasinya, Timothy Ronald memegang prinsip melihat saham sebagai representasi perusahaan, bukan sekadar angka di layar. Ia pernah menyampaikan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah aset, melainkan dari kemampuan mendorong anak muda berani berinvestasi dan berpikir jangka panjang. Prinsip tersebut menjadi fondasi kuat dalam membangun citra Timothy Ronald sebagai investor muda.
Nama Timothy Ronald semakin dikenal publik setelah diketahui membeli 11 juta lembar saham salah satu bank swasta di Indonesia. Langkah ini membuatnya dijuluki sebagai The Next Warren Buffet Indonesia.
Julukan tersebut muncul karena gaya investasinya yang konsisten menekankan analisis fundamental dan orientasi jangka panjang. Sejak saat itu, profil Timothy Ronald kerap dikaitkan dengan kesuksesan investasi usia muda.
Selain aktif sebagai investor, profil Timothy Ronald juga lekat dengan dunia edukasi finansial. Ia dikenal sebagai pendiri Akademi Crypto, sebuah platform edukasi yang berfokus pada investasi kripto.
Bisnis Timothy Ronald berpusat pada edukasi finansial, investasi kripto, serta bidang hiburan. Sebelum dikenal sebagai influencer keuangan digital, Timothy Ronald merupakan seorang gamer. Dari kegemarannya tersebut, ia memperoleh penghasilan yang kemudian dikembangkan untuk membuka berbagai usaha.
Mengutip Tribun Banten, kiprah Timothy Ronald di dunia kripto membuatnya dijuluki sebagai “Raja Crypto Indonesia”. Julukan ini muncul karena ia dianggap sebagai salah satu investor kripto yang sukses dan berpengaruh di Tanah Air. Selain Akademi Crypto, Timothy Ronald juga diketahui memiliki saham di Holywings Group.
Di luar dunia investasi, profil Timothy Ronald juga dikenal memiliki visi sosial. Ia memiliki misi membangun 1.000 sekolah di seluruh Indonesia.
Timothy Ronald menilai bahwa kekayaan sejati bukan hanya soal finansial, melainkan dampak nyata yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Visi ini kerap disampaikan dalam berbagai kesempatan sebagai bagian dari komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia.
Profil Timothy Ronald juga sering menjadi sorotan karena gaya hidup mewah. Ia diketahui memiliki koleksi mobil-mobil eksotis yang jarang ditemui di jalanan Indonesia.
Garasi Timothy Ronald diisi oleh deretan mobil performa tinggi dari pabrikan ternama dunia. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah McLaren Senna, supercar asal Inggris yang diproduksi secara terbatas secara global. Informasi ini diketahui dari berbagai unggahan media sosial dan kemunculannya di ruang publik.
Menanti Kepastian Hukum
Baca Juga: Profil Roby Tremonti, Aktor yang Dikaitkan dengan Memoar Broken Strings Aurelie Moeremans
Di tengah berbagai pencapaian dan sorotan terhadap profil Timothy Ronald, kasus dugaan penipuan investasi kripto menjadi ujian besar bagi reputasinya. Hingga kini, laporan yang menjerat Timothy Ronald masih dalam tahap penyelidikan kepolisian.
Belum adanya penetapan tersangka membuat semua pihak diminta menunggu proses hukum berjalan. Publik pun terus mengikuti perkembangan kasus ini, sembari mencermati profil Timothy Ronald di dunia keuangan dan bisnis Indonesia. (*)
Artikel Asli




