JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Gerakan Nurani Bangsa (GNB), Pendeta Jacky Manuputty, menilai demokrasi Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan serius yang berpotensi melemahkan prinsip-prinsip dasar demokrasi, terutama kebebasan sipil, kebebasan berekspresi, dan kebebasan pers.
Ia menyinggung teror terhadap akademisi dan influencer yang bersuara kritis, termasuk dalam isu penanganan bencana di Sumatera pada akhir 2025 lalu.
"Saat ini demokrasi Indonesia menghadapi tantangan serius yang melemahkan prinsip-prinsip demokrasi. Seperti ancaman terhadap kebebasan dan supremasi sipil serta kebebasan pers," kata Jacky dalam konferensi pers GNB di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Teror atas Kritik dan Rapuhnya Ruang Demokrasi
Jacky menyebutkan teror yang dialami para aktivis, akademisi, hingga influencer itu beragam, mulai dari pengiriman bangkai binatang, perusakan kendaraan, doxing di dunia maya, hingga pelemparan bom molotov ke rumah.
"Alih-alih melakukan dialog yang setara sebagai pengejawantahan partisipasi bermakna, negara kerap kali menggunakan kekerasan untuk meredam sikap kritis warga," kata Jacky.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=demokrasi indonesia, kebebasan sipil, kebebasan pers, teror terhadap jurnalis, Teror Influencer, teror dj donny&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMy8xOTA2MDcxMS9pbmZsdWVuY2VyLWRpdGVyb3ItZ25iLWRlbW9rcmFzaS1pbmRvbmVzaWEtaGFkYXBpLXRhbnRhbmdhbi1zZXJpdXM=&q=Influencer Diteror, GNB: Demokrasi Indonesia Hadapi Tantangan Serius§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Ia juga menyinggung teror dan kekerasan serupa terjadi dalam proses pembahasan RUU TNI, aksi-aksi buruh, konflik di sekitar Proyek Strategis Nasional, situasi khusus di Papua, hingga polemik tunjangan anggota DPR yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat.
Baca juga: Natalius Pigai Minta Polisi Usut Teror Terhadap Influencer
Jacky mengutip laporan Economist Intelligence Unit (EIU) tahun 2025 yang menempatkan kualitas demokrasi Indonesia pada skor 6,30 dari skala 10 dan mengategorikannya sebagai negara dengan demokrasi cacat (flawed democracy).
“Indonesia dikategorikan sebagai negara demokrasi yang cacat. Pemilihan umum berjalan dengan baik, tetapi memiliki masalah dengan budaya politik, penghormatan terhadap kebebasan sipil, serta fungsi alat-alat pemerintahan," kata dia.
Teror DJ DonnySebelumnya diberitakan, influencer dan kreator konten Ramond Dony Adam, yang lebih dikenal sebagai DJ Donny, kini menjadi sorotan publik setelah mengalami serangkaian aksi teror yang mengancam keselamatan dirinya dan keluarga.
Dari kiriman bangkai ayam hingga pelemparan bom molotov ke rumahnya, rentetan intimidasi ini telah ia laporkan secara resmi ke Polda Metro Jaya.
Baca juga: Polisi Sudah Periksa 5 Saksi Terkait Teror Beruntun ke DJ Donny
Peristiwa pertama bermula pada Senin malam, 29 Desember 2025, ketika istrinya menemukan paket mencurigakan di rumah mereka.
Saat dibuka, paket tersebut berisi bangkai ayam tanpa kepala beserta selembar kertas berisi ancaman yang ditujukan kepada Donny.
Dalam pesan itu, pengirim anonim mengancam keselamatan Donny jika ia terus bersuara di media sosial, terutama dalam mengkritisi kebijakan dan isu publik.
Motivasi di balik teror ini diduga kuat terkait dengan kritik Donny terhadap beberapa kebijakan pemerintah, termasuk dalam isu bencana dan penanganannya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


