JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang laut yang berlaku mulai 14 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 17 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.
Bibit Siklon Tropis 91W yang terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya kecepatan angin dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin 6-25 knot.
Baca Juga: BMKG Imbau Waspada Banjir Rob di Pesisir di DKI Jakarta pada 13-20 Januari 2026
Sementara di wilayah selatan Indonesia, arah angin berasal dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan serupa. Kecepatan angin tertinggi tercatat di Laut Jawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru, dan Samudra Pasifik utara Maluku.
Wilayah dengan Gelombang 1,25 - 2,5 meter:
- Samudra Pasifik utara Papua
- Samudra Pasifik utara Papua Barat
- Laut Natuna Utara
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
- Selat Malaka bagian utara
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Kep. Nias
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan Bali
- Samudra Hindia selatan NTB
- Selat Karimata bagian utara
- Laut Flores
- Laut Banda
- Laut Seram
- Laut Arafuru bagian utara
- Selat Makassar bagian selatan
- Laut Sulawesi bagian tengah
- Laut Sulawesi bagian timur
- Laut Jawa bagian barat
- Laut Jawa bagian tengah
- Laut Jawa bagian timur
- Laut Bali
- Laut Maluku
Baca Juga: Kemenkes Buka Lowongan Kerja untuk SMA/SMK dan S1, Simak Posisi dan Syaratnya
Wilayah dengan Gelombang 2,5 - 4,0 meter:
- Laut Arafuru bagian tengah
- Laut Arafuru bagian barat
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia selatan NTT
- Laut Arafuru bagian timur
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
Saran Keselamatan Pelayaran:
- Perahu Nelayan berisiko apabila angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter
- Kapal Tongkang berisiko pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter
- Kapal Ferry berisiko jika angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter
Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diminta untuk selalu waspada dan memperhatikan pembaruan informasi melalui situs resmi maritim.bmkg.go.id atau media sosial @bmkgmaritim, terutama dalam beberapa hari ke depan yang berpotensi ekstrem akibat pengaruh sistem cuaca di wilayah perairan Indonesia.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Bibit Siklon Tropis 91W
- gelombang tinggi
- 4 meter
- bmkg




