Polisi Gagalkan Laboratorium Gelap Etomidate di Apartemen Greenbay

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengungkap laboratorium gelap (clandestine lab) narkotika jenis etomidate yang berlokasi di Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara pada Jumat, 9 Januari 2025. 

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi telah polisi mengamankan dua orang tersangka, masing-masing berinisial D, warga negara Indonesia, dan HW, warga negara asing asal Tiongkok.

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Parikhesit menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait adanya pengiriman paket mencurigakan melalui jasa ekspedisi internasional. Paket tersebut ditujukan ke Lobby Tower H Apartemen Greenbay.

“Setelah dilakukan pendalaman, tim bergerak melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua tersangka di lokasi,” ujar AKBP Parikhesit pada Selasa, 13 Januari 2026.

Ia menuturkan, dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah bahan dan peralatan laboratorium yang diduga digunakan untuk memproduksi etomidate. 

Barang bukti yang diamankan antara lain paket ekspedisi berisi 100 gram etomidate, bahan kimia SLS seberat 1 kilogram, serta berbagai perlengkapan laboratorium seperti tabung gelas beragam ukuran, botol laboratorium, alat pengaduk kaca, timbangan digital, alat suntik, hingga dandang berbahan stainless steel.

Polisi mengungkap, peralatan laboratorium tersebut diketahui dikirim dari India. Sementara itu, HW yang merupakan WNA Tiongkok diduga berperan sebagai peracik utama dalam proses pembuatan cairan etomidate.

Berdasarkan hasil analisis sementara, clandestine lab tersebut diperkirakan mampu memproduksi hingga 30 liter cairan etomidate.

“Dari jumlah bahan yang diamankan, diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 30 liter cairan etomidate,” kata AKBP Parikhesit.

Ia menbgatakan, jika dikonversikan dengan asumsi satu cartridge vape berisi sekitar 2 mililiter cairan, maka laboratorium ilegal ini berpotensi memproduksi hingga 15.000 cartridge etomidate siap edar.

AKBP Parikhesit menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan langkah penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika sejak dari hulu. Laboratorium gelap tersebut berhasil digagalkan sebelum sempat beroperasi dan mendistribusikan hasil produksinya.

“Alhamdulillah, lab ini berhasil kami hentikan sebelum menghasilkan dan mengedarkan produk ke masyarakat,” pungkasnya.

Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kejagung Lakukan Rotasi Besar Pejabatnya, Kajari Takalar Promosi Jabatan di Kejati NTT
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Jadwal Salat Bandung 13 Januari 2026
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pasukan Hijau Jakut Evakuasi 29 Pohon Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Kebohongan, Kekuasaan, dan Luka Batin Kepemimpinan
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang DIY, Satu Warga Kulon Progo Tewas Tersambar Petir
• 14 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.