- Banjir di Jakarta mulai surut, kini hanya menyisakan genangan di 3 RT.
- Sisa genangan berada di wilayah Tegal Alur, Jakarta Barat dan Kalibaru, Jakarta Utara.
- Petugas gabungan terus melakukan penyedotan air untuk mempercepat surutnya banjir.
Suara.com - Banjir yang merendam Jakarta sejak Senin (12/1) mulai mereda, dengan genangan yang kini hanya tersisa di beberapa titik kecil pada Selasa (13/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mencatat, hingga malam ini, hanya 3 Rukun Tetangga (RT) yang masih terendam.
Wilayah yang masih terdampak kini hanya berada di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Rinciannya, dua RT di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, masih tergenang air setinggi 30 sentimeter.
Sementara itu, satu RT di Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara, juga dilaporkan masih terendam dengan ketinggian air yang sama.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa petugas gabungan terus bekerja di lapangan untuk mempercepat surutnya air.
"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan," ujar Yohan dalam keterangan tertulis.
Selain penanganan teknis, pemerintah juga fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar para warga yang sempat mengungsi.
Meskipun kondisi telah membaik, BPBD DKI tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, mengingat cuaca yang masih sulit diprediksi. Warga juga diminta untuk segera menghubungi kanal resmi jika terjadi situasi darurat.
Sebelumnya, pada Senin, puluhan RT dan ruas jalan vital di Jakarta terendam banjir akibat curah hujan tinggi, yang memaksa ribuan warga untuk mengungsi.
Baca Juga: Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta


:strip_icc()/kly-media-production/medias/3163261/original/024438200_1593161735-industry-3454488_1920.jpg)
