Prabowo: Taruna Nusantara Harus Mencetak Pemimpin yang Antikorupsi

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Malang

Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa SMA Taruna Nusantara mengemban misi suci untuk melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas moral yang tidak tergoyahkan. Presiden meminta seluruh pimpinan lembaga, pimpinan sekolah, serta jajaran guru untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran sebagai fondasi utama kepemimpinan.

Hal tersebut disampaikan usai meresmikan kampus terbaru SMA Taruna Nusantara (TN) di Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa 13 Januari 2026. Peresmian ini menandai langkah besar dalam ekspansi institusi pendidikan pencetak kader bangsa yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo sejak 1988.

"Kita ingin menanamkan akhlak, kita ingin menanamkan kepribadian yang baik, yang bersih, menjadi pemimpin-pemimpin yang jujur, pemimpin-pemimpin yang tidak akan korupsi, pemimpin-pemimpin yang akan berbuat yang terbaik untuk rakyat dan bangsanya," ungkap Presiden Prabowo.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang inovatif dan berorientasi pada pembinaan serta pengembangan potensi peserta didik. Kepala Negara menyatakan keyakinannya bahwa Taruna Nusantara akan terus melahirkan kader-kader unggul yang berkontribusi bagi negara.

"Karena sejak tahun 1990 sampai sekarang, terbukti bahwa kader-kader lulusan TN telah membuktikan diri menonjol di tingkat nasional. Bahkan di kabinet yang saya pimpin, tadi sudah saya sebut alumni-alumninya. Saya kira cukup banyak lulusan TN (Taruna Nusantara) di tier 1 dan di tier yang selanjutnya juga mulai muncul kader-kader tersebut," lanjutnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama pembangunan bangsa. Ia menyebut pendidikan sebagai fondasi kesejahteraan, demokrasi, sekaligus kunci untuk menghapus kemiskinan, bersama dengan sektor kesehatan.

“Pendidikan adalah instrumen pembangunan. Pendidikan adalah instrumen kesejahteraan. Pendidikan adalah instrumen demokrasi. Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen untuk menghilangkan kemiskinan,” ujar Kepala Negara.

Gagasan pendirian SMA Taruna Nusantara lahir dari pemikiran Mayor Prabowo Subianto pada tahun 1988 yang diusulkan kepada Presiden Soeharto dan Menteri Pertahanan dan Keamanan LB Moerdani. Tujuannya adalah memberikan pendidikan unggul bagi anak-anak Indonesia yang memiliki kemampuan dan bakat istimewa.

Kampus pertama SMA Taruna Nusantara dibuka di Magelang, Jawa Tengah, pada 1988. Hingga kini, telah berdiri tiga kampus operasional, yakni di Magelang, Malang, dan Cimahi (Jawa Barat), dengan total 36 angkatan lulusan. Pada tahun 2026, pemerintah merencanakan pembukaan tiga kampus baru, yakni di Nusantara IKN, Pagar Alam Sumatra Selatan, dan Langowan Sulawesi Utara.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Sempurna Dua Wakil Indonesia di Hari Pertama India Open 2026
• 2 jam lalufajar.co.id
thumb
Heboh Broken Strings Aurelie, Pelaku Grooming Denial? Ini Kata Spesialis Kedokteran Jiwa
• 8 jam laluinsertlive.com
thumb
Tanpa Alasan Jelas, 2 Pemain Persib Bandung Dibully Netizen Saat Ucapkan Selamat Datang kepada Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Wabup Sidoarjo Resmikan Dapur MBG Desa Temu, Warga Diajak Aktif Awasi Keamanan Pangan
• 47 menit laluberitajatim.com
thumb
Pakar Pidana: Pelaporan Pandji Soal Mens Rea Bisa Jadi Bumerang, Barang Bukti Berpotensi Ilegal!
• 15 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.