Guna mendukung mobilitas masyarakat yang ingin berlibur dan berwisata dalam menyambut libur Isra Mi'raj, KAI Divre I Sumut menyediakan 34.288 kursi selama libur panjang akhir pekan periode 15 hingga 18 Januari 2026. Penambahan kapasitas ini bertujuan memberikan kemudahan akses transportasi bagi warga yang ingin memanfaatkan momen libur panjang Isra Mi’raj dengan aman dan nyaman.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo menjelaskan bahwa KAI hadir sebagai solusi transportasi yang menghubungkan pusat kota dengan berbagai titik strategis di Sumatera Utara.
"Penyediaan puluhan ribu kursi ini merupakan komitmen konkret KAI Divre I Sumut untuk menyalakan mesin ekonomi di Sumatera Utara melalui konektivitas yang kuat. KAI meyakini bahwa setiap pergerakan penumpang adalah penggerak roda ekonomi, ketika mobilitas masyarakat terjaga, maka sektor pariwisata, UMKM, dan denyut bisnis di daerah akan turut bangkit dan tumbuh," kata Anwar, Selasa (13/1).
Selama empat hari libur panjang Isra Mi’raj, KAI Divre I Sumatera Utara menyediakan 12.720 kursi pada KA Putri Deli untuk rute Medan–Tanjungbalai PP serta 6.448 kursi pada KA Siantar Ekspres relasi Medan-Siantar PP. Sementara itu, untuk rute Medan-Rantau Prapat PP tersedia total 9.744 kursi melalui KA Sribilah Utama dan juga 5.376 kursi pada KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi–Lalang PP.
“Hingga 3 hari jelang libur panjang, tiket yang terjual sudah mencapai 16.160 tempat duduk. KA Putri Deli masih menjadi favorit, beberapa jadwal keberangkatan tiketnya sudah terjual hingga 100%,” imbuhnya.
Kehadiran layanan kereta api ini memudahkan masyarakat yang akan berwisata untuk menjangkau destinasi populer seperti Istana Maimun yang dekat dari Stasiun Medan atau Siantar Zoo yang ikonik dan tidak jauh dari Stasiun Siantar. Bagi pelancong yang ingin menuju Danau Toba, Stasiun Siantar tetap menjadi pintu gerbang favorit untuk melanjutkan perjalanan darat ke Parapat.
Selain itu, para pencinta kuliner dapat menuju Stasiun Tebing Tinggi untuk menikmati Lemang legendaris atau menuju Stasiun Tanjung Balai untuk mengeksplorasi wisata pesisir Sungai Asahan. Sementara itu, Stasiun Rampah memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan garis pantai sepanjang Selat Malaka di daerah Serdang Bedagai. (AP)




