TABLOIDBINTANG.COM - Gaun yang dikenakan Amanda Seyfried di ajang Golden Globe Awards ternyata membutuhkan waktu pembuatan hingga 400 jam.
Aktris berusia 40 tahun itu melenggang di karpet merah Beverly Hilton, Los Angeles, pada Senin (12/1) dengan mengenakan gaun putih strapless sweetheart rancangan Versace. Rumah mode asal Italia tersebut mengungkapkan bahwa gaun khusus itu dikerjakan selama berminggu-minggu oleh tim atelier mereka.
Pada malam penghargaan tersebut, bintang Mamma Mia! ini meraih dua nominasi sekaligus, yakni Best Performance by a Female Actor in a Motion Picture — Musical or Comedy untuk film The Testament of Ann Lee, serta Best Performance by a Female Actor in a Limited Series, Anthology Series, or a Motion Picture Made for Television untuk Long Bright River.
Dalam sebuah video proses fitting yang dirilis Vogue, perwakilan Versace, Sarah Goetz Salomon, menjelaskan detail pengerjaan gaun tersebut. “Ada apa yang terlihat dari luar, tetapi ada juga seluruh pekerjaan di bagian dalam. Inilah yang membuat Amanda merasa sangat nyaman, karena seperti ada gaun di dalam gaun,” ujarnya. “Butuh sekitar 400 jam untuk dibuat.”
Amanda melengkapi penampilannya dengan kalung geometris berbahan emas kuning dan berlian dari Tiffany & Co. Ia mengaku sangat puas dengan penampilannya malam itu. “Rasanya sangat menyenangkan mengenakan sesuatu yang benar-benar dibuat untuk tubuh kita. Justru karena dibuat khusus, hasilnya menjadi semakin menyanjung,” tutur Amanda.
“Tubuh saya banyak berubah di usia 30-an setelah dua kali kehamilan. Dengan gaun seperti ini, saya jadi tidak terlalu memikirkan bentuk tubuh atau tampilannya.”
Ia menambahkan bahwa gaun tersebut memberinya kebebasan mental untuk menikmati momen. “Saya merasa lebih bebas dan bisa menikmati kenyataan bahwa saya mengenakan sesuatu yang begitu indah. Saya tidak butuh patung. Saya sudah terlihat seperti patung!” katanya sambil berkelakar.
Amanda juga mengungkapkan bahwa Versace merupakan salah satu rumah mode yang kerap ia pilih untuk tampil di karpet merah. “Ada beberapa rumah mode yang selalu saya percaya karena membuat saya nyaman, sekaligus berani mendobrak pakem. Versace adalah salah satunya,” ujarnya.
Sementara itu, sang penata gaya, Elizabeth Stewart, menilai gaya Amanda sebagai klasik dan tak lekang oleh waktu, namun tetap memiliki sentuhan unik. Menurutnya, gaun Golden Globes ini menjadi pilihan sempurna karena memadukan glamor Hollywood era 1950-an dengan elemen modern, seperti drapery diagonal dan ekor gaun dramatis yang bisa difungsikan sebagai selendang. “Versace Atelier itu seperti mimpi—potongannya, nuansa haute couture-nya—namun drapery-nya memberi sentuhan khas Amanda,” kata Stewart.
“Amanda itu klasik dan timeless, tapi juga quirky. Drapery ini adalah ‘Amanda’ bagi saya. Desain gaun ini mengingatkan pada couture tahun 50-an, namun tetap terlihat sangat modern. Itulah mimpi dalam dunia mode.”


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470852/original/042862600_1768265082-b2cd4884-5e61-47bd-a200-1bc124606c34.jpg)

