Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said akan dilakukan pada Rabu, 14 Januari 2026. Meski sempat muncul perbedaan pandangan dengan PT Adhi Karya Tbk, Pramono menegaskan Pemprov DKI telah menyurati pihak terkait sejak jauh hari.
“(PT Adhi Karya) sudah kita surati dari dulu dan sudah, pokoknya besok kita bongkar,” kata Pramono di kawasan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Advertisement
Pramono menjelaskan, pembongkaran tiang monorel akan dilakukan pada pagi hari dengan anggaran sebesar Rp254 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
“Jadi yang pertama anggaran untuk membongkar saja Rp254 juta,” ujarnya.
Dia juga meluruskan sorotan publik terkait anggaran Rp100 miliar. Menurut Pramono, dana tersebut bukan semata-mata untuk pembongkaran monorel, melainkan dialokasikan untuk penataan kawasan selama satu tahun penuh.
“Yang Rp100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman selama satu tahun penuh,” jelasnya.
Penataan kawasan tersebut mencakup Jalan HR Rasuna Said dan sekitarnya, yang akan dilakukan setelah pembongkaran tiang monorel.
“Sehingga dengan demikian itu untuk kebutuhan pengaturan, penataan Jalan Rasuna Said sampai dengan satu tahun penuh,” kata Pramono.




