Program akselerator Grab Ventures Velocity (GVV) optimistis dengan potensi startup di sektor green dan sustainability di Indonesia di tengah tantangan pendanaan. Grab menilai pendanaan saat ini tidak lagi difokuskan untuk sekadar bertahan hidup, tetapi modal untuk meningkatkan dan memperluas dampak bisnis.
Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia Rivana Mezaya mengatakan, kepercayaan terhadap startup Indonesia tetap kuat, terutama pada sektor yang mengedepankan inovasi dan keberlanjutan.
“Kami masih sangat percaya dengan startup-startup di Indonesia. Potensinya untuk menyokong ekonomi secara luas masih tinggi dan inovasi yang datang juga sangat banyak, apa pun kondisi eksternal yang terjadi,” ujar Rivana dalam diskusi Grab Ventures Velocity, di Jakarta Selatan, Selasa (13/1).
Menurut Rivana, tantangan pendanaan justru menjadi momentum bagi startup untuk membuktikan ketahanan model bisnisnya. Grab menilai banyak startup peserta GVV sebenarnya sudah berada pada tahap matang dan siap tumbuh lebih cepat.
“Yang kami lihat di sini, seharusnya mereka sudah besar. Bahkan beberapa di antaranya sebenarnya sudah siap sejak beberapa tahun lalu. Program akselerator ini kami dorong untuk benar-benar melihat potensi pertumbuhan dan skalanya,” kata Rivana.
Dari sisi pelaku startup, CEO & Co-Founder Rekosistem, Ernest Layman, menilai ekosistem pendanaan kini kembali ke prinsip dasar bisnis. Jika sebelumnya pendanaan banyak dimanfaatkan untuk menopang operasional, kini fokusnya bergeser ke ekspansi yang terukur.
“Kalau dulu fundraising untuk bertahan, sekarang untuk scale up. Bagaimana bisnis bisa punya jangkauan operasional dan skala yang lebih besar,” ujar Ernest.
Ia menambahkan, meski pendanaan menantang, sektor sustainability justru menunjukkan peluang. Di Asia Tenggara, kontribusi investasi pada sektor tertentu seperti fintech dan solusi berkelanjutan tetap meningkat.
“Melalui Grab Ventures Velocity, kolaborasi diberikan kepada startup yang benar-benar memberikan dampak nyata. Sustainability bukan hanya soal lingkungan atau sosial, tapi juga ketahanan operasional dan finansial,” katanya.
Senada, CEO & Founder Jejakin Arfan Arlanda mengatakan, perusahaannya tidak menjadikan fundraising sebagai fokus utama sejak awal. Strategi utama justru diarahkan pada penguatan bisnis dan penciptaan dampak.
“Kami fokus pada bisnis dan impact. Fundraising tetap penting, tapi untuk scale up, bukan untuk menambah napas,” ujar Arfan.
Ia menilai pendekatan keberlanjutan menuntut startup bersikap proaktif, baik dalam aspek lingkungan, sosial, maupun dampak terhadap kota dan masyarakat.
“Untuk bisa benar-benar sustainable, startup harus proaktif. Kita harus expand dan membawa dampak yang lebih luas,” katanya.
Lima Startup Siap Scale-up Lewat Grab Ventures Velocity Batch 8Pada kesempatan ini, Grab juga mengumumkan lima startup yang terpilih dalam program akselerator Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8. Dari total 180 pendaftar, lima startup yang berhasil lolos setelah melalui berbagai proses kurasi.
GVV tahun ini mengusung tema “Driving a Sustainable Future: Helping MSMEs to Adopt Greener Operations” , Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8 mendukung percepatan pertumbuhan dan ekspansi bisnis startup yang telah mendapat pendanaan awal dengan solusi inovatif di bidang ekonomi sirkular dan energi terbarukan, guna mendorong operasi bisnis yang ramah lingkungan.
Lima startup yang berhasil terpilih dalam program ini adalah sebagai berikut:
- CASION: Startup infrastruktur EV Charging untuk kendaraan listrik
- Jejakin: Startup platform manajemen karbon
- Liberty Society: Startup upcycling limbah menjadi produk souvenir dan kampanye yang memberdayakan perempuan
- Rekosistem: Startup layanan pengelolaan sampah domestik berbasis sirkular dan teknologi Extended Producer Responsibility/EPR
- Sirsak: Startup perusahaan pengelolaan sampah kemasan)
Selama enam bulan ke depan, kelima finalis akan mengikuti program intensif yang mencakup mentorship mendalam bersama praktisi industri, integrasi ke dalam ekosistem digital Grab, implementasi pilot project, serta peluang pitching ke calon investor dan mitra strategis.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460545/original/051726600_1767257018-000_32WF7MJ.jpg)

