REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Seorang penyandang disabilitas netra dilaporkan terperosok ke dalam got usai menggunakan layanan Transjakarta Cares di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Padahal, Transjakarta Cares merupakan layanan yang dikhususkan untuk para disabilitas menuju halte Transjakarta.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });Gubernur Jakarta Pramono Anung menyayangkan adanya peristiwa yang merugikan warga disabilitas itu. Ia menyatakan bakal segera memberikan teguran kepada jajaran direksi dan manajemen BUMD milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tersebut. "Yang seperti ini tidak boleh terulang kembali. Saya akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan juga manajemen Transjakarta," kata dia di GI, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); Baca Juga Pakar Inggris Sebut Trump akan Menyesal Selamanya Jika Serang Iran Yusril: Filipina Tunggu Surat Resmi Pemulangan Napi TerorismeIa mengaku telah berulang kali mengingatkan jajarannya, termasuk di BUMD, untuk memberikan pelayanan maksimal, apalagi untuk para disabilitas. Pasalnya, ia ingin Jakarta menjadi kota yang ramah untuk disabilitas.
"Karena saya sudah berulang kali menyampaikan bahwa hal yang berkaitan dengan disabilitas, Jakarta harus lebih ramah," ujar dia.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}Dalam momen itu, Pramono sekaligus meminta maaf atas peristiwa tersebut. Ia berharap, kejadian serupa tidak akan terjadi di kemudian hari."Secara khusus untuk ini, saya minta maaf," kata Pramono.
Lihat postingan ini di InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)
Loading... .img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px} Ikuti Whatsapp Channel Republika .img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} Advertisement googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });



