Meta PHK 1.000 Karyawan Imbas Pergeseran Fokus dari Metaverse ke Perangkat AI

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Meta Platforms Inc. mulai memangkas lebih dari 1.000 karyawan di divisi Reality Labs. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan mengalihkan sumber daya dari bisnis realitas virtual dan metaverse ke pengembangan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI), serta fitur AI di ponsel.

Seperti dilaporkan Bloomberg, karyawan yang terdampak pemangkasan mulai menerima pemberitahuan pemutusan hubungan kerja pada Selasa (13/1) pagi. Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan internal oleh Chief Technology Officer Andrew Bosworth, yang menyebut langkah ini akan menyasar sekitar 10% dari total karyawan divisi Reality Labs, atau sekitar 1.000 orang dari sekitar 15.000 pekerja.

Dalam memo tersebut, Bosworth menjelaskan bahwa Meta mengalihkan fokus pengembangan metaverse ke perangkat seluler. Pada saat yang sama, perusahaan juga akan mengurangi investasi pada bisnis realitas virtual agar operasional divisi tersebut menjadi lebih berkelanjutan.

“Kami telah menyampaikan bulan lalu bahwa kami mengalihkan sebagian investasi dari metaverse ke wearable. Langkah ini merupakan bagian dari upaya tersebut, dan kami berencana menginvestasikan kembali penghematan biaya untuk mendukung pertumbuhan wearable tahun ini,” ujar juru bicara Meta dikutip dari Bloomberg, Selasa (13/1/2025).

Sebagai catatan, Reality Labs menaungi berbagai proyek futuristik Meta, mulai dari headset realitas virtual (VR), kacamata AI, hingga produk dunia virtual. Namun, divisi ini telah mencatatkan kerugian lebih dari US$70 miliar sejak awal 2021, seiring belum signifikannya kontribusi pendapatan dari berbagai investasi tersebut.

Sejalan dengan meningkatnya fokus Meta pada AI, perusahaan juga tengah berdiskusi dengan EssilorLuxottica SA terkait kemungkinan menggandakan kapasitas produksi kacamata pintar berbasis AI hingga akhir tahun ini. Sumber yang mengetahui pembahasan tersebut menyebut Meta mempertimbangkan peningkatan kapasitas produksi tahunan menjadi 20 juta unit atau lebih pada akhir 2026.

Baca Juga

  • Induk Facebook Meta Platforms Mulai PHK Putaran Terakhir
  • Meta Platforms Milik Pendiri Facebook Tersingkir dari Daftar 10 Perusahaan Terbesar di Dunia

Metaverse sendiri menjadi salah satu proyek paling mahal bagi Meta. Perseroan sebelumnya mengucurkan belanja besar untuk mengembangkan headset VR kelas atas dan fitur digital seperti avatar, sebagai persiapan menghadapi persaingan ketat dengan perusahaan teknologi lain.

Namun, persaingan tersebut tidak pernah terwujud, dan adopsi metaverse juga belum sesuai dengan ekspektasi Chief Executive Officer Mark Zuckerberg saat mengganti nama Facebook menjadi Meta pada 2021.

Pada Desember lalu, jajaran eksekutif Meta sempat membahas rencana pemangkasan anggaran hingga 30% untuk grup metaverse, dengan tujuan mengalihkan dana ke proyek lain seperti kacamata AI. Saat ini, Meta telah bermitra dengan EssilorLuxottica untuk mengembangkan sejumlah kacamata pintar bermerek Ray-Ban dan Oakley.

Zuckerberg menyebut kinerja produk tersebut melampaui ekspektasi dan menjadi bagian penting dari strategi perseroan dalam memperluas adopsi asisten AI Meta.

Ke depan, Meta tetap melanjutkan pengembangan metaverse, tetapi dengan pendekatan berbeda. Fokus utama diarahkan ke ponsel pintar, bukan lagi headset VR imersif penuh seperti konsep awal perusahaan. Tim pengembang perangkat lunak metaverse yang kini bernama Horizon akan memprioritaskan pengalaman mobile.

“Dengan basis pengguna yang lebih besar dan tingkat pertumbuhan tercepat saat ini, kami mengalihkan tim dan sumber daya hampir sepenuhnya ke mobile untuk terus mempercepat adopsi di sana,” tulis Bosworth.

Meski demikian, Meta menegaskan investasi pada headset VR tetap berjalan, meski tidak seagresif sebelumnya.

“Mulai hari ini, VR akan beroperasi sebagai organisasi yang lebih ramping dan datar dengan peta jalan yang lebih terfokus untuk memaksimalkan keberlanjutan jangka panjang,” pungkas Bosworth.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Gentar Tekanan, John Herdman Siap Bangun Timnas Indonesia Lebih Kuat
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Korupsi Pagar Laut, Kades Kohod Cs Divonis 3,5 Tahun Penjara
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ojol, Kurir, dan Sopir Kerja Lebih Tenang: Iuran JKK–JKM Didiskon 50 Persen
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Hadapi 2026, DBS Arahkan Investor ke Aset Riil
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kunjungi IKN, Prabowo Minta Kebut Pembangunan Gedung Legislatif dan Yudikatif
• 3 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.