Bojonegoro (beritajatim.com) – Aktivitas warga Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (14/1/2026) diperkirakan akan berlangsung dalam kondisi cuaca yang relatif bersahabat. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di wilayah Bojonegoro sejak pagi hingga dini hari didominasi kondisi berawan, dengan potensi hujan ringan pada siang hari.
Pada pagi hari mulai pukul 07.00 WIB, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu udara sekitar 26 derajat Celsius. Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan mencapai 16,3 kilometer per jam dan kelembapan udara cukup tinggi di kisaran 82 persen. Kondisi ini dinilai masih nyaman untuk aktivitas luar ruang, terutama bagi warga yang memulai rutinitas sejak pagi.
Memasuki siang hari, potensi hujan ringan mulai muncul di sejumlah wilayah. Meski suhu udara relatif stabil di angka 26 derajat Celsius, tingkat kelembapan meningkat hingga 87 persen. Angin masih bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 15,6 kilometer per jam.
“Warga diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka,” ujar Kalaksa BPBDBojonegoro, Heru Wicaksi dalam siaran yang dikirim Pusdalops BPBD Bojonegoro.
Pada malam hingga dini hari, cuaca kembali berawan dengan suhu turun menjadi sekitar 24 derajat Celsius. Kelembapan udara meningkat hingga di atas 90 persen, sementara kecepatan angin cenderung melemah di kisaran 11 kilometer per jam. Kondisi ini diperkirakan berlangsung merata di seluruh wilayah Bojonegoro, baik di kawasan kota, selatan, timur, maupun barat.
Sementara itu, hasil pemantauan debit Sungai Bengawan Solo menunjukkan kondisi masih aman. Tinggi muka air (TMA) tercatat di angka 9,62 meter dengan status normal, meski trennya terpantau mengalami kenaikan. BPBD Bojonegoro memastikan hingga laporan ini disusun tidak ada kejadian bencana yang dilaporkan di wilayah setempat.
Pusdalops BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca harian, terutama di tengah musim penghujan. Kewaspadaan dini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, meskipun secara umum kondisi Bojonegoro pada hari ini terpantau aman dan terkendali. [lus/aje]



