Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) setelah sebelumnya dikenakan penghentian sementara.
"Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00031/BEI.WAS/01-2026 tanggal 12 Januari 2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE), maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 14 Januari 2026," kata BEI.
Sebelum disuspensi, saham SPRE ditutup menguat 9,76% ke level Rp270 dan sudah melonjak 21,62% dalam sepekan. Begitu suspensi dicabut pada perdagangan Rabu (14/1), pergerakan sahamnya kembali memanas dengan kenaikan 2,96% ke harga Rp278.
Baca Juga: Korban Bongkar Awal Mula Tergiur Trading Kripto Timothy Ronald, Gara-gara Flexing?
Tak hanya SPRE, BEI juga kembali membuka perdagangan sejumlah saham lain yang sebelumnya dihentikan sementara. Saham PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) tercatat telah melonjak 16,47% ke Rp198 dan melesat 110,64% dalam sepekan. Setelah kembali diperdagangkan, KOCI bahkan melanjutkan penguatan hingga naik 32,32% ke Rp262.
Sementara itu, PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) sebelumnya menguat 9,18% ke Rp214 dengan kenaikan mingguan 31,29%. Pada perdagangan pagi ini, saham LMAX masih melanjutkan tren positif dengan naik 3,74% ke Rp222.
Baca Juga: Prajogo Pangestu Borong Saham BREN Rp11,87 Miliar, Harganya Berbalik Menguat!
Berbeda arah, PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) yang sebelumnya ditutup melonjak 16,10% ke Rp685 dan menguat 80,26% dalam sepekan, justru terkoreksi setelah kembali diperdagangkan. Saham MKAP terpantau turun 2,19% ke level Rp670.





