Memperkuat Kemampuan Matematika Anak dengan Bermain “Board Game”

kompas.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS – Board game atau permainan papan tidak sekadar hiburan, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai strategi pembelajaran. Penelitian terbaru mengungkapkan, permainan ini membantu meningkatkan kemampuan matematika anak usia dini.

Penelitian di Universitas Oregon, Amerika Serikat, menyebutkan, bermain board game dalam waktu singkat, bahkan hanya 10 menit, memberikan manfaat jangka panjang terhadap kemampuan berhitung anak. Laporan hasil penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Review of Educational Research, Januari 2026.

Profesor riset di Pusat Pembelajaran dan Pengajaran Universitas Oregon, Gena Nelson, sekaligus penulis pertama penelitian itu, mengatakan, kemampuan matematika dasar merupakan prediktor yang kuat bagi keberhasilan anak-anak di sekolah di kemudian hari. Permainan papan angka mudah digunakan dan cukup terjangkau sehingga dapat dimanfaatkan secara luas.

“Penelitian ini menunjukkan sesi bermain singkat dengan permainan papan angka linear dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan matematika dasar awal, seperti berhitung, pengenalan angka, dan pemahaman kuantitas,” ujarnya dilansir dari eurekalert.org, Rabu (14/1/2026).

Riset ini berdasarkan meta-analisis atau tinjauan sistematis dari 18 studi yang meneliti manfaat permainan papan angka terhadap kemampuan matematika dasar. Analisis tersebut melibatkan anak-anak prasekolah hingga siswa kelas dua sekolah dasar.

Baca JugaWajah Indonesia di ”Board Game”

Hasil studi itu menyebutkan, bermain permainan papan angka meningkatkan kemampuan berhitung anak hingga 76 persen. Kemampuan berhitung mencakup berbagai keterampilan, seperti berhitung berurutan, menghitung setiap item dalam satu set, dan memahami angka terakhir yang dihitung mengacu pada jumlah total obyek dalam set tersebut.

Pendidikan anak usia dini

Temuan ini sangat relevan untuk membangun fondasi kemampuan matematika anak usia dini. Matematika tidak melulu diajarkan di ruang kelas saat jam pelajaran, tetapi juga bisa diajarkan lewat permainan dengan suasana menyenangkan. Orangtua atau anggota keluarga lainnya dapat menjadi fasilitatornya di rumah.

Kemampuan matematika dasar merupakan prediktor yang kuat bagi keberhasilan anak-anak di sekolah di kemudian hari. Permainan papan angka mudah digunakan dan cukup terjangkau sehingga dapat dimanfaatkan secara luas.

Penelitian tersebut berfokus pada permainan papan didukung riset yang kredibel. Para peneliti mengkurasinya dari ratusan jenis permainan papan yang tersedia secara daring. Salah satu contoh permainan papan yang digunakan adalah The Great Race dari Early Childhood Interaction Lab.

Para peneliti melakukan tinjauan sistematis terhadap sejumlah riset dengan harapan dapat menggabungkan fitur-fitur dari beberapa permainan papan angka terbaik. Kemudian, berbagai fitur ini diberdayakan dalam permainan yang mereka rancang sendiri untuk mendukung pembelajaran anak-anak penyandang disabilitas.

Penulis lain studi itu, Marah Sutherland, menyampaikan, pihaknya sedang menguji serangkaian permainan angka orisinal, buku cerita dengan tema matematika, dan pertanyaan percakapan matematika. Permainan tersebut diproyeksikan digunakan untuk anak berusia 3-5 tahun.

“Sesuatu yang kami pelajari dari meta-analisis ini adalah perlunya aktivitas matematika awal yang sangat mudah beradaptasi berdasarkan kesiapan anak-anak untuk belajar tentang berbagai angka,” katanya.

Baca JugaMusik Meredakan Kecemasan Siswa pada Pelajaran Matematika

Bermain permainan papan menjadi strategi menyiapkan keterampilan matematika dasar anak sebelum mereka mempelajari hal yang lebih kompleks. Permainan ini dapat dengan mudah diadaptasi untuk memasukkan tujuan pembelajaran, baik di rumah maupun di sekolah.

Sutherland menambahkan, pihaknya mengintegrasikan sejumlah fitur dalam desain permainan papan angka mereka sendiri. Mereka menyediakan berbagai level dan tantangan matematika opsional bagi orangtua agar dapat disesuaikan dengan kemampuan matematika anak mereka.

“Respons dari orangtua sangat positif. Semoga permainan papan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan matematika anak. Orangtua cukup mudah menyesuaikannya dengan aktivitas keseharian di rumah,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menlu Sugiono: Diplomasi Harus Berangkat dari Kepentingan Rakyat
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Din Syamsuddin: Kemajemukan RI Karunia Ilahi, Ada Keretakan Semua Mawas Diri
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Mimpi Prabowo: Setiap Kabupaten Punya Sekolah Unggulan Seperti Tarnus
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Apes! Usai Viral Ludahi Kasir Minimarket, Dosen Ini Bukan Hanya Dipecat, tapi Juga Jadi Tersangka
• 22 jam lalufajar.co.id
thumb
Buruh Bakal Demo Besar-besaran di Gedung DPR Besok, Bawa 4 Tuntutan
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.