GenPI.co - Platform investasi emas digital terus berkembang pada 2026 seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang paling aman dan stabil.
Melalui aplikasi resmi, emas kini dapat dibeli, disimpan, dan dipantau secara digital tanpa harus menyimpan fisiknya secara mandiri. Inovasi ini membuat investasi emas lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan investor.
Perkembangan Investasi Emas Digital di Indonesia
Emas sejak lama dikenal sebagai aset yang mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Namun, perubahan gaya hidup digital mendorong masyarakat beralih ke platform investasi emas digital.
Melalui aplikasi, kepemilikan emas tercatat secara elektronik dan nilainya mengikuti harga emas global secara real-time.
Dalam beberapa tahun terakhir, model investasi emas semakin beragam. Selain emas digital konvensional, kini hadir token emas berbasis blockchain seperti XAUT, yang mewakili emas fisik secara langsung.
Inovasi ini memperluas pilihan crypto berbasis emas, yaitu aset digital yang tetap didukung cadangan emas nyata dan terverifikasi.
Berikut beberapa platform investasi emas digital di tahun 2026, diantaranya adalah:
1. Pegadaian Digital – Investasi Emas Digital Berbasis BUMN
Aplikasi resmi milik PT Pegadaian (Persero) yang telah lama dikenal sebagai institusi pengelola emas dan pembiayaan berbasis agunan. Kehadiran Pegadaian Digital menjadi jembatan antara investasi emas konvensional dan sistem digital modern.
Melalui layanan Tabungan Emas, pengguna dapat membeli emas mulai dari pecahan kecil. Setiap transaksi tercatat dalam satuan gram dan nilainya mengikuti harga emas yang ditetapkan Pegadaian berdasarkan pasar.
Saldo emas dapat dijual kembali kapan saja melalui aplikasi, sehingga investor memiliki fleksibilitas dalam mengelola asetnya. Pegadaian Digital juga menyediakan fasilitas pencetakan emas fisik.
Ketika saldo emas telah mencapai berat tertentu, pengguna dapat mengajukan penarikan dalam bentuk emas batangan.
Seluruh proses dilakukan secara transparan dan terdokumentasi, menjadikan Pegadaian Digital sebagai pilihan utama bagi investor yang mengutamakan lembaga milik negara.
2. Pintu – Investasi Emas Digital Berbasis Token Crypto
Pintu menghadirkan pendekatan berbeda dalam investasi emas digital dengan mengintegrasikan teknologi blockchain. Di platform ini, emas tersedia dalam bentuk token PAXG (Pax Gold) dan XAUT (Tether Gold).
Kedua token tersebut memiliki rasio 1:1 dengan emas fisik yang disimpan di brankas internasional. Setiap token PAXG dan XAUT didukung oleh emas fisik yang diaudit secara rutin oleh lembaga independen.
Dengan mekanisme ini, nilai token mencerminkan harga emas dunia secara akurat. Keunggulan utama model ini adalah likuiditas 24/7, karena token emas dapat diperdagangkan kapan saja tanpa bergantung pada jam operasional pasar emas tradisional.
Keunikan Pintu terletak pada kemampuannya menggabungkan emas digital dan aset crypto dalam satu aplikasi berizin OJK. Pengguna dapat memantau pergerakan PAXG berdampingan dengan Bitcoin dan Ethereum dalam satu dashboard terintegrasi.
Selain itu, tersedia fitur Auto DCA emas yang memungkinkan pembelian emas secara otomatis dan berkala. Proses memulai investasi juga dibuat sederhana.
Setelah mengunduh aplikasi dan melakukan deposit melalui bank atau dompet digital, pengguna dapat langsung membeli PAXG atau XAUT.
Portofolio tracker di aplikasi menampilkan nilai kepemilikan dan potensi keuntungan secara real-time. Pintu juga menyediakan opsi redeem token emas menjadi emas batangan fisik dengan ketentuan minimum tertentu, sehingga kepemilikan digital tetap dapat diwujudkan dalam bentuk fisik.
3. Tokopedia Emas – Investasi Emas Digital Terintegrasi E-Commerce
Layanan investasi emas digital yang terintegrasi langsung ke dalam aplikasi Tokopedia. Layanan ini dikembangkan melalui kerja sama dengan mitra penyedia emas resmi, sehingga setiap transaksi dilakukan sesuai regulasi yang berlaku.
Melalui Tokopedia Emas, pengguna dapat membeli emas digital dengan nominal terjangkau. Saldo emas tersimpan secara digital dan nilainya mengikuti harga emas pasar.
Keunggulan utama layanan ini adalah integrasinya dengan ekosistem e-commerce, sehingga pengguna dapat mengakses investasi emas tanpa berpindah aplikasi.
Tokopedia Emas juga menyediakan opsi pencetakan emas fisik apabila saldo telah mencapai batas minimum. Seluruh riwayat transaksi dapat dilihat dengan jelas, membantu pengguna memantau perkembangan investasi emasnya dari waktu ke waktu.
4. Indogold – Fokus Menabung Emas Secara Digital
Platform yang berfokus pada tabungan emas digital. Aplikasi ini memungkinkan pengguna membeli emas dalam jumlah kecil dan menyimpannya sebagai saldo emas digital yang nilainya mengikuti harga pasar.
Indogold menyediakan informasi transaksi dan perkembangan saldo secara transparan. Pengguna dapat melihat riwayat pembelian, nilai emas terkini, serta estimasi hasil investasi.
Selain itu, platform ini menyediakan opsi pencetakan emas fisik dari produsen terpercaya ketika saldo telah memenuhi ketentuan.
Pendekatan yang fokus pada emas membuat Indogold relevan bagi investor yang ingin menabung emas secara konsisten tanpa produk investasi tambahan.
5. BSI Mobile Emas – Investasi Emas Berbasis Perbankan Syariah
Layanan investasi emas digital yang disediakan oleh Bank Syariah Indonesia. Seluruh mekanisme transaksi dilakukan berdasarkan prinsip syariah, mulai dari akad pembelian hingga pengelolaan emas.
Nasabah dapat membeli emas digital langsung melalui aplikasi perbankan, sehingga saldo emas tercatat berdampingan dengan rekening tabungan.
Nilai emas mengikuti harga pasar dan dapat dipantau setiap saat. Selain itu, BSI menyediakan layanan pencetakan emas fisik melalui jaringan kantor cabang.
Integrasi dengan sistem perbankan membuat BSI Mobile Emas memiliki pencatatan yang rapi dan sistematis, sehingga cocok bagi investor yang menginginkan investasi emas dalam satu ekosistem keuangan syariah.
6. Treasury – Investasi Emas dalam Ekosistem Aset Digital
Platform investasi digital yang menyediakan emas sebagai salah satu instrumen utamanya. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat membeli emas digital dengan nominal fleksibel dan memantau nilainya secara real-time.
Emas yang dibeli disimpan secara aman dan tercatat secara digital. Treasury juga menyediakan laporan portofolio yang menampilkan komposisi aset dan perkembangan nilainya.
Dengan pendekatan ini, investor dapat mengelola emas bersamaan dengan instrumen digital lainnya dalam satu platform.
7. Lakuemas – Investasi Emas Digital dengan Akses Cetak Fisik
Menghadirkan layanan investasi emas digital yang memungkinkan pembelian emas secara bertahap. Saldo emas dicatat secara digital dan mengikuti harga pasar emas.
Platform ini menyediakan opsi pencetakan emas fisik apabila saldo telah mencapai jumlah tertentu. Selain itu, Lakuemas menampilkan riwayat transaksi yang jelas sehingga pengguna dapat memantau akumulasi emas dari waktu ke waktu.
Dengan dukungan mitra resmi, Lakuemas menjadi alternatif investasi emas digital yang terus berkembang.
Kesimpulannya, platform investasi emas digital pada 2026 menghadirkan pilihan yang semakin beragam. Mulai dari Pegadaian Digital sebagai representasi BUMN, BSI Mobile Emas berbasis perbankan syariah, hingga Pintu yang mengintegrasikan emas dengan teknologi blockchain melalui PAXG dan XAUT.
Tokopedia Emas, Indogold, Treasury, dan Lakuemas melengkapi ekosistem dengan pendekatan masing-masing. Dengan memahami karakteristik setiap aplikasi, investor dapat memilih platform investasi emas digital yang sesuai dengan tujuan keuangan dan preferensi pengelolaan aset di era digital. (*)
Video seru hari ini:

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2021%2F04%2F14%2Fb219f034-111c-4590-bf31-bb59e2deba22.jpg)



