Jakarta: Dalam empat dekade terakhir, peta ekonomi Asia Tenggara mengalami pergeseran yang signifikan seiring dengan melesatnya posisi Vietnam. Sempat terpuruk di ambang kebangkrutan pascakonflik pada era 1980-an, Vietnam kini bertransformasi menjadi pusat kekuatan manufaktur baru yang disegani di kancah global.
Baru-baru ini, Vietnam bahkan mendeklarasikan pertumbuhan ekonominya sebesar 8,0 persen pada 2025, yang didukung oleh berbagai sektor utama.
Melansir laman Vietnam Briefing, berikut tiga sektor utama yang mendongkrak perekonomian Vietnam selama beberapa tahun terakhir:
1. Investasi asing Ekonomi Vietnam sangat ditopang oleh tingginya aliran investasi asing dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Uni Eropa.
Faktor utama yang membuat Vietnam dilirik investor adalah lokasinya yang strategis dan terintegrasi dengan rantai pasok global, serta stabilitas sosial politik yang menjamin keamanan investasi.
Selain itu, keanggotaan Vietnam dalam berbagai perjanjian dagang serta komitmen pemerintah dalam memodernisasi infrastruktur dan transportasi semakin memperkuat daya tarik Vietnam bagi perusahaan internasional.
Baca juga: Kata Pakar Soal Ekonomi Vietnam 2026: Dari Ekspor hingga Investasi
(Ilustrasi, geliat perekonomian di Vietnam. Foto: vietnam-briefing.com)
2. Manufaktur dan ekspor Selain investasi, sektor lainnya yang turut mendongkrak perekonomian Vietnam adalah manufaktur dan ekspor. Berkat produk pakaian jadi dan perangkat elektronik serta jaringan transportasi yang memadai menjadi penopang utama dalam meningkatkan kemampuan ekspor Vietnam.
Posisi Vietnam bahkan semakin diperkuat sebagai kompetitor utama Tiongkok. Vietnam memposisikan dirinya sebagai pusat manufaktur alternatif bagi perusahaan yang membutuhkan basis produksi.
3. Sektor pariwisata Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam telah mengembangkan sektor pariwisatanya dan kini menjadi tempat liburan yang menarik bagi pelancong di seluruh dunia. Pada kuartal pertama 2024, Vietnam menyambut lebih dari 4,6 juta wisatawan asing dengan peningkatan sebesar 72 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Vietnam kini telah menjadi destinasi wisata yang trendi, terutama dengan warisan budayanya dan biaya yang terjangkau. Dalam dekade terakhir, jumlah perjalanan wisatawan domestik di Vietnam telah meningkat empat kali lipat. Sektor pariwisata bahkan menyumbang tujuh persen dari perekonomian negara dan mendukung hampir enam juta lapangan pekerjaan. (Surya Mahmuda)


