Penulis: Muhammad Suhendri
TVRINews, Riau
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berhasil menuntaskan pengaspalan jalan sepanjang 15,34 kilometer di berbagai titik se-Kabupaten Rokan Hulu selama tahun anggaran 2025. Capaian ini merupakan bagian dari upaya peningkatan konektivitas dan infrastruktur daerah.
Plt Kepala Dinas PUPR Rohul, H Zulfikri ST, menyampaikan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan pengaspalan jalan tersebut mencapai lebih dari Rp 45 miliar. Dana tersebut bersumber dari beberapa pos anggaran yang tersedia di pemerintah daerah.
"Pada tahun 2025 ini, ada dua pagu mata anggaran, yakni APBD murni dan APBD Perubahan Kabupaten Rokan Hulu dan DBH sawit," ucap Plt Kadis PUPR Rohul pada Rabu, 14 Januari 2026.
Zulfikri merinci bahwa melalui anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) sawit, Dinas PUPR melaksanakan rekonstruksi atau peningkatan Jalan Padang Bulan hingga Pasir Intan di Kecamatan Bangun Purba. Proyek sepanjang 3,17 kilometer tersebut menelan anggaran mencapai Rp 12 miliar lebih.
"Alhamdulillah pada akhir Desember tahun 2025 lalu, pengerjaannya sudah selesai dilaksanakan," ucap pria yang akrab disapa Uwo tersebut.
Selain bersumber dari DBH sawit, pengerjaan infrastruktur jalan lainnya didanai melalui APBD murni dan APBD perubahan tahun 2025 dengan total anggaran berkisar Rp 33 miliar. Zulfikri menjelaskan bahwa fokus pembangunan tahun ini diarahkan ke pusat ibu kota, Pasir Pengaraian.
Kebijakan pemfokusan pembangunan di wilayah perkotaan ini dilakukan sebagai langkah persiapan Kabupaten Rokan Hulu yang akan menjadi pusat perhatian di tingkat regional pada tahun-tahun mendatang.
"Sesuai instruksi Bupati, mengingat pada tahun 2027 Kabupaten Rokan Hulu akan menjadi tuan rumah Pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau, maka perbaikan jalan difokuskan di Kecamatan Rambah," terangnya.
Meski telah mencapai target di tahun 2025, Zulfikri juga memberikan catatan terkait tantangan pembangunan di tahun 2026. Menurutnya, adanya efisiensi anggaran secara nasional turut memberikan dampak pada besaran pagu anggaran pembangunan di daerah.
"Pasti berdampak, untuk tahun 2026 ini Pagu kita turun yang sebelumnya Rp 100 miliar menjadi Rp 74 miliar," tutup Zulfikri.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen untuk tetap memaksimalkan anggaran yang tersedia guna memastikan fasilitas publik tetap terjaga demi kenyamanan masyarakat dan suksesnya agenda besar di masa depan.
Editor: Redaktur TVRINews





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433099/original/004218300_1764834401-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-4_Desember_2025.jpg)