Kemenag Makassar Tinjau Asrama Tahfiz Al-Qur’an TQA Alwi Hamu

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Tim Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar melakukan kunjungan ke Asrama Santri Taqlimul Qur’an Al Aulad (TQA) Alwi Hamu, Rabu (14/1/2026).

Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung aktivitas pembelajaran tahfiz Al-Qur’an sekaligus memberi penguatan terhadap pengelolaan pendidikan berbasis kurikulum.

Tim Kemenag dipimpin Hj. Darmiati, S.Pd., selaku Penata Layanan Operasional pada Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Makassar.

Dalam kunjungannya, Darmiati mendorong agar program Tahfiz Al-Qur’an yang dikelola Yayasan Alwi Hamu Indonesia dapat berjalan optimal sesuai kurikulum yang telah disusun.

“Pengelolaan tahfiz perlu konsisten pada kurikulum yang ada, sehingga tujuan utama lembaga dengan motto Melahirkan Generasi Mulia dapat benar-benar terwujud,” ujar Darmiati di sela-sela kunjungan.

Selain meninjau fasilitas asrama, tim Kemenag juga menyempatkan diri berdialog dengan para santri.

Suasana bincang-bincang berlangsung hangat, disertai pemberian motivasi agar para santri terus meningkatkan semangat belajar dan menjaga kedisiplinan dalam menghafal Al-Qur’an.

TQA Alwi Hamu beralamat di Jalan Kapten Pierre Tendean Blok J Nomor 14 Makassar, yang merupakan kediaman almarhum Alwi Hamu.

Rombongan Kemenag diterima langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Alwi Hamu Indonesia, HM Agus Salim Alwi Hamu, bersama jajaran pengurus tahfiz serta para ustaz pengajar.

HM Agus Salim Alwi Hamu menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian Kemenag terhadap pengembangan pendidikan tahfiz.

Menurutnya, masukan dan arahan dari Kemenag menjadi dorongan penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan santri.

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antara Kemenag Kota Makassar dan Yayasan Alwi Hamu Indonesia dalam membina generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
• 1 jam lalumerahputih.com
thumb
Ratu Sofya Jelaskan Keputusannya Blokir Kontak Keluarga, Ini Alasannya
• 2 jam lalugrid.id
thumb
DLH Kabupaten Magelang Soal Randu Alas Raksasa: 80% Tidak Ada Tanda Kehidupan
• 9 menit lalukumparan.com
thumb
Preservasi Jalan Paket 3 Ruas Paleteang–Malimpung Enrekang Terus Berjalan, Gubernur Sulsel: Mohon Bersabar
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Kisah Dajjal Membiarkan Orang Islam Hidup
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.