Viral Pesepeda Adang Pemotor di Jalur Sepeda Jl Sudirman, Begini Kronologinya

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Aksi pesepeda perempuan mengadang pengendara motor yang melintas di jalur sepeda kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat viral di media sosial. Pesepeda itu lalu dihampiri anggota Satpol PP. Kasatpol PP menjelaskan kejadian tersebut.

Dilihat detikcom Rabu (14/1/2026), dalam video viral itu tampak pesepeda perempuan mengadang pemotor yang melintas di jalur sepeda Jalan Sudirman. Para pemotor pun saling mengklakson pesepeda itu karena tertahan.

Dalam video itu, terlihat dua anggota Satpol PP menghampiri. Mereka tampak memberikan penjelasan kepada pesepeda perempuan tersebut.

Baca juga: Video Viral Pesepeda Perempuan Adang Motor di Jalur Sepeda Sudirman

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi menjelaskan peristiwa tersebut. Ia menyebut anggotanya yang tengah berpatroli itu menghampiri karena mendengar ramainya klakson pemotor yang bersahutan.

"Jadi kronologisnya begini, anggota lagi patroli di Sudirman-Thamrin. Tiba-tiba terdengar banyak klakson motor. Itu karena motor-motor dihalangi oleh pesepeda," kata Satriadi saat dihubungi detikcom, Rabu (14/1/2026).

Anggota Satpol PP lalu memberikan penjelasan kepada pesepeda. Namun, Satriadi menegaskan pendekatan yang dilakukan anggotanya bersifat persuasif dan humanis.

"Anggota memberikan penjelasan, kami sampaikan, 'Bu, kami apresiasi kepedulian Ibu'. Lalu kami bilang akan menindaklanjuti ke pihak yang berwenang dan ini menjadi bahan evaluasi ke depan," ujarnya.

Baca juga: Terungkap, Pemotor Wanita Santuy Lawan Arah di Jalan Jogja-Solo Ternyata Pelajar

Satriadi juga menyinggung momen saat anggota Satpol PP terlihat menunduk dan mengucapkan terima kasih kepada pesepeda tersebut. Menurutnya, hal itu mencerminkan perubahan pendekatan Satpol PP yang kini lebih mengedepankan sikap humanis kepada warga.

"Makanya sampai ada anggota yang menunduk di akhir, mengucapkan terima kasih. Itu transformasi Satpol PP yang humanis kepada masyarakat," ucapnya.

Satriadi menegaskan bahwa secara kewenangan, penindakan pelanggaran di jalur sepeda berada di bawah ranah Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Satpol PP, kata dia, tetap turun karena adanya kebisingan dan potensi gangguan ketertiban.

"Kalau bicara ranah, itu ranahnya Dishub karena jalur sepeda kan bahu jalan. Satpol PP biasanya di trotoar dan sebagainya. Tapi karena ada kebisingan klakson, enggak mungkin dibiarkan," jelasnya.

Ia juga mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam penanganan di lapangan. Selain itu, Satriadi mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jalur sepeda.

"Kami juga menghimbau masyarakat, jangan menggunakan jalur sepeda. Toh jalur sebelah bahunya juga lancar," katanya.

Satriadi menegaskan, pada prinsipnya Satpol PP mendukung warga yang peduli terhadap penegakan aturan di ruang publik. "Malah kita dukung kok masyarakat yang care, yang peduli terhadap pelanggaran aturan," lanjutnya.




(bel/eva)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rencana Skema Baru Uni Eropa Lindungi Industri Otomotif dari Merek China
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Pemkab Pidie Jaya Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
• 2 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Pemulihan pascabencana di Sumatera mencakup seluruh aspek pembangunan
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Komisi I DPR Minta Kemlu Bergerak Cepat Tangani Kasus Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon
• 6 jam lalumerahputih.com
thumb
Percepatan Pemulihan Layanan Adminduk: Dukcapil Terjun Lagi Menyalurkan Sarpras ke Aceh
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.