Victoria Care (VICI) Menyongsong Kinerja Tahun 2026, Fokus Jaga Stabilitas Usaha dan Efisiensi Operasional

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Utama PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) Sumardi Widjaja menegaskan, perseoran memutuskan untuk menunda rencana pembangunan perluasan pabrik.

Itu merupakan hasil evaluasi atas kinerja tahun 2025 yang menurutnya diperkirakan belum mampu memenuhi target yang telah ditetapkan oleh manajemen Perseroan untuk dapat bertumbuh double digit.

"Di mana pertumbuhan penjualan Perseroan tahun 2025 diperkirakan mengalami stagnasi dibandingkan tahun sebelumnya. Indikasi tersebut diperkirakan akan berdampak kepada kinerja Perseroan secara keseluruhan di tahun 2025. Saat ini laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025 masih dalam proses diaudit oleh Kantor Akuntan Publik," kata Sumardi dalam keterangannya, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menambahkan kondisi perekonomian dan persaingan industri kurang kondusif sepanjang tahun 2025 menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kinerja Perseroan.

Selain itu, meningkatnya tantangan dan kompetisi pasar serta beban operasional diperkirakan turut memberikan dampak dan tantangan terhadap kinerja Perseroan tahun 2025.

Sumardi menambahkan keputusan ini merupakan bagian dari langkah strategis manajemen yang diambil dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan usaha, serta sebagai upaya untuk memperkuat struktur bisnis jangka panjang di tengah kondisi pasar yang kurang kondusif.

"Keputusan menunda rencana ekspansi pabrik sebagai langkah mitigasi risiko. Fokus Perseroan saat ini adalah menjaga stabilitas usaha, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat struktur bisnis untuk menghadapi dinamika pasar," tambahnya.

Baca Juga: OJK Nilai Lonjakan Harga Emas Untungkan Usaha Pergadaian dan Bullion

Ia menambahkan manajemen akan terus memantau perkembangan kondisi pasar dan melakukan peninjauan kembali atas rencana ekspansi secara berkala dengan memperhatikan dinamika dan prospek pasar ke depan.

Lebih lanjut, Perseroan memperkirakan bahwa kinerja Perseroan di tahun 2026 masih akan dihadapkan pada berbagai tantangan.

Oleh karenanya, Perseroan akan menjalankan usaha dengan pendekatan yang penuh kehati-hatian serta tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas kinerja di tengah dinamika pasar yang berlanjut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Alarm Keamanan di Yahukimo, Pangdam Minta Gibran Tak Mendarat: Ada Gerakan Misterius
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Kabar Ledakan Tambang Emas Milik Antam di Bogor Ternyata Hoaks
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Isi Lengkap Surat Nadiem Minta GoTo Buka Suara Tuduhan Rp 809 M: Nama Baik Saya Dirampas
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Fans Ini Berharap Bisa Kembalikkan Kepercayaan Publik Terhadap Kekuatan Skuad Garuda
• 1 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.