REPUBLIKA.CO.ID,ISTANBUL — Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, pemerintahannya akan terlibat langsung dalam misi Sumud berikutnya menuju Jalur Gaza.
Pemerintah “akan terlibat secara langsung” dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang melibatkan lebih dari 80 negara, tulis Anwar melalui platform media sosial Facebook pada Selasa (13/1).
Baca Juga
Bukan Sekadar Camilan, Ini yang Bikin Spesial dari Donat Artisan
Anak Indonesia Hadapi Tekanan Digital
Situasi di Iran Mereda
Pernyataan tersebut juga disampaikan saat Anwar bertemu Direktur Jenderal Sumud Nusantara Command Center, Sani Araby, serta pendiri Sumud Nusantara, Nadir Al-Nuri.
“Kami akan mengerahkan seluruh upaya untuk membantu dan membela hak-hak rakyat Palestina. Keadilan tidak dapat ditunda lagi, demi Palestina yang bermartabat dan merdeka,” kata dia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)
Menurut Anwar, partisipasi langsung dalam misi ini merupakan kelanjutan dari perjuangan moral internasional yang menuntut keberanian untuk menegakkan keadilan dan hak-hak kemanusiaan, tanpa memandang batas negara, ras, atau agama.
Sebelumnya, Israel telah menyerang sejumlah kapal yang menuju Jalur Gaza, menyita muatannya, serta mendeportasi para aktivis yang ikut dalam misi tersebut.
Kapal Global Sumud Flotilla - (Republika/Thoudy Badai)