jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman meminta tambahan anggaran Rp 5,1 triliun untuk kebutuhan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Amran berkata demikian saat rapat bersama dengan Komisi IV di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1).
BACA JUGA: Terima Laporan Penyelundupan Komoditas Pangan, Mentan Amran: Tunggu Saja, Aku Bongkar Semua
"Kami memperkirakan kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan di tiga provinsi terdampak tersebut memerlukan anggaran tambahan Rp 5,1 triliun," kata dia dalam rapat, Rabu.
Amran melanjutkan anggaran tambahan bakal difokuskan untuk kepentingan rehabilitasi sawah terdampak bencana yang memerlukan Rp 3,4 triliun.
BACA JUGA: Mentan Amran Sebut Tanam Jagung Tingkatkan Ekonomi dan Cegah Kejahatan Sejak di Hulu
Kemudian, tambahan anggaran untuk rehabilitasi kawasan perkebunan Rp 456,4 miliar, pemberian bantuan benih holtikultura Rp 19,1 miliar dan pakan ternak Rp 262,8 miliar, memberesi sarana pertanian Rp 674,7 miliar.
"Sampai rehabilitasi bangunan dan sarana penunjang lainnya Rp 291 miliar," ujar Amran.
BACA JUGA: Mentan Amran Copot 192 Pejabat, Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk
Menurut dia, tambahan anggaran menjadi penting mengingat prioritas pemerintah untuk menjaga swasembada pangan.
"Dalam rangka mencapai dan menjaga swasembada pangan berkelanjutan harus tetap berjalan," ungkap Amran.
Data Kementan pada 13 Januari 2026 mengungkap sawah terdampak bencana di tiga provinsi mencapai 107,4 ribu hektare.
Amran memerincikan sawah rusak ringan 56,1 ribu hektare, sedang 22,2 ribu hektare, berat 29,1 ribu hektare.
"Dari lahan sawah yang terdampak tersebut luas areal tanaman padi dan jagung yang mengalami gagal panen mencapai 44,6 ribu hektare," kata dia. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Mentan Amran Ancam Cabut Izin Produsen Nakal yang Naikkan Harga Pangan Saat Libur Nataru
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan




