Pendidikan Formal Tak Cukup untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan pendidikan formal tidak cukup dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Dalam mewujudkan hal tersebut, menurut Mendikdasmen harus dibangun sebagai sebuah kesatuan yang melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media secara selaras.

Baca Juga: Kembangkan Pariwisata Berkualitas, Ini Fokus Kemenpar

Ini disampaikan Mendikdasmen saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (11/1/2026).

“Pendidikan formal itu penting, tetapi tidak cukup. Pendidikan nonformal dan informal harus diperkuat agar setiap warga negara tetap mendapatkan haknya atas pendidikan bermutu,” ujar nya, dikutip dari siaran pers Kementendikdasmen, Rabu (14/1).

Kemendikdasmen terus mendorong penguatan pendidikan nonformal melalui kursus dan pelatihan, pendidikan kesetaraan, pendidikan jarak jauh, serta pendidikan terbuka. Pendidikan nonformal dinilai memiliki keunggulan dalam fleksibilitas waktu belajar, dengan kurikulum yang terstandar dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Di Kabupaten Tuban, pendidikan berbasis masyarakat dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Mendikdasmen mencontohkan pelatihan pengolahan hasil laut agar tidak hanya diolah secara tradisional, tetapi memiliki nilai tambah ekonomi. Program tersebut dapat diselenggarakan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) tanpa harus membangun gedung sekolah baru, selama terdaftar secara resmi dan tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dengan demikian, satuan pendidikan kesetaraan dapat memperoleh Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), serta lulusannya mendapatkan ijazah yang setara dengan pendidikan formal.

“Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA, serta tetap dapat mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Jika sudah terdaftar resmi dan tertib dalam penyelenggaraannya, maka ijazahnya diakui dan dapat digunakan, termasuk untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelas Mendikdasmen.

Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen juga menyampaikan berbagai dukungan pemerintah dalam meningkatkan layanan pendidikan di Kabupaten Tuban. Program revitalisasi satuan pendidikan menyasar 10 PAUD, 17 SD, 7 SMP, dan 4 SMA dengan total bantuan mencapai Rp21,5 miliar. Selain itu, program Papan Interaktif Digital (PID) telah menjangkau 931 satuan pendidikan sebagai bagian dari percepatan digitalisasi pembelajaran.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Mendikdasmen melakukan penandatanganan batu peresmian fasilitas pendidikan dan rumah ibadah, serta meninjau sejumlah ruang kelas pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemendikdasmen untuk memastikan seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun yang dikelola masyarakat, berkembang dalam satu kesatuan yang saling menguatkan.

Lebih lanjut, Mendikdasmen menekankan pentingnya sinergi antarpusat pendidikan, yakni pendidikan yang berpusat pada sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan di sekolah harus didukung oleh lingkungan keluarga dan masyarakat yang sejalan, serta pemanfaatan media, termasuk media sosial, secara bijak dan bertanggung jawab.

Menteri Mu’ti juga mengajak masyarakat untuk membangun kesalehan digital dengan memanfaatkan ruang digital sebagai sarana berbagi ilmu, nilai kebaikan, dan informasi yang mencerahkan, sekaligus memperkuat karakter, persatuan, dan nasionalisme generasi muda.

“Pendidikan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Apa yang diajarkan di sekolah harus diperkuat di rumah dan di masyarakat, termasuk di ruang digital,” pungkas Mendikdasmen.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IHSG Ditutup Menguat ke 9.032,58 Didukung Ekspektasi Dovish The Fed dan Kenaikan Komoditas
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Tiang Monorel Dibongkar Pagi Ini, Berikut Rekayasa Lalin di Jalan Rasuna Said
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Transjakarta Catat 6.793 Barang Tertinggal selama 2025, Lebih dari 1.800 Dikembalikan
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Komite Otsus Papua Serap Aspirasi Pembangunan Lanny Jaya
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Kepala Staf Kepresidenan M Qodari Serahkan Water Purifier untuk Korban Banjir Aceh Timur
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.