FAJAR.CO.ID, SOLO –Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait pertemuan dirinya dengan dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di rumahnya.
Dalam sebuah pernyataan yang beredar di media sosial, Jokowi mengakui jika kedua tokoh yang banyak disorot publik beberapa hari belakangan benar hadir di rumahnya dalam rangka bersilaturahmi.
“Hadir bersilaturahmi Bapak Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ke rumah saya. Benar beliau-beliau hadir,” kata Jokowi seperti video yang beredar di media sosial.
Jokowi juga mengungkap bahwa kehadiran Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ke rumahnya didampingi oleh pengacara Elida Netti. “Dan itu adalah kehadirian untuk silaturahmi. Saya sangat menghargai, dan saya sangat menghormati silaturahmi beliau berdua,” tandas Jokowi.
Kendati mengakui kedua orang yang berstatus tersangka di Polda Metro Jaya karena menuding ijazahnya palsu itu, Jokowi tidak membeberkan apa saja hal yang dibahas dalam pertemuan itu. Dia hanya menegaskan bahwa keduanya datang untuk bersilaturahmi.
Meski sekadar datang silaturahmi dengannya, Jokowi berharap bahwa dari pertemuannya tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi Polda Metro Jaya, terkait adanya upaya penyelesaian masalah melalui jalan damai atau restoratif justice.
“Kemudian yang kedua, dari pertemuan silaturahmi itu, semoga bisa dijadikan pertimbangan bagi Polda Metro Jaya, dan bagi penyidik untuk kemungkinan restoratif justice,” imbuh Jokowi.
Sebelumnya, Refly menaruh curiga atas pertemuan tertutup antara Eggi Sudjana dan Jokowi di tengah berjalannya kasus dugaan ijazah palsu. Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi hal yang menarik untuk dicermati lebih jauh. Terlebih, menurutnya, Eggi Sudjana dikenal sebagai sosok yang selama ini memiliki sikap keras dan tegas.
“Kalau tokoh seperti Eggi Sudjana misalnya, tunduk seperti itu, ya tentu kita bertanya, why, what happened with Eggi Sudjana ya,” ucap Refly.
Ia menyatakan, status Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis sebagai tersangka serta isu yang berkembang soal perdamaian dengan Jokowi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perhatian publik.
“Yang menarik adalah, kita tahu bahwa yang namanya mereka berdua menjadi tersangka. Isu yang beredar mengenai keduanya telah berdamai,” pungkasya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana dan Pengamat Kebijakan Umum Hukum dan Politik, Damai Hari Lubis melunak usai ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik dan penghasutan tudingan Ijazah Palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Pada Kamis sore (8/1/2026), keduanya terpantau melawat ke kediaman pribadi Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Eggi dan Damai datang didampingi pengacaranya, Elida Netty, serta Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJo) HM Darmizal MS, dan Sekjend Rejo Muhammad Rahmad. (fajar)



