REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Ajakin Sukses Bersama (Naremax) membuka studio digital gratis di Kelapa Gading, Jakarta Utara, untuk mendorong purna pekerja migran Indonesia (PMI) dan pelaku UMKM masuk ke ekosistem wirausaha digital. Fasilitas ini disediakan sebagai ruang inkubasi praktis agar peserta mampu memproduksi dan memasarkan produk secara mandiri.
Studio UMKM tersebut berlokasi di Komplek Kokan Permata Kelapa Gading dan diresmikan pada Senin (12/1/2026). Direktur Utama Naremax Marco Lau Santosa mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi program inkubasi ini. “Sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, media, dan sektor swasta adalah kunci, kami tidak hanya menyediakan alat, tapi juga ekosistem,” katanya, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga
Berani Ambil Risiko, Semangat Wirausaha Mahasiswa UBSI Lewat Es Chocoroti
Berani Memulai dari Nol, Pengalaman Wirausaha Mahasiswa di Entrepreneur Fair 2026 UBSI
Tahapan Membangun Startup yang Wajib Dipelajari Mahasiswa Kewirausahaan
Studio tersebut dilengkapi perangkat produksi konten, podcast, dan peralatan live streaming dengan standar penyiaran profesional. Fasilitas ini dibangun agar UMKM dapat meningkatkan kualitas promosi dan membangun identitas merek digital.
Seluruh fasilitas dapat digunakan secara gratis oleh purna PMI dan pelaku UMKM. Targetnya, produk lokal mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas melalui digitalisasi.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain ruang fisik, Naremax juga menyiapkan pengembangan Super Apps sebagai kanal pemasaran terintegrasi. Platform ini disiapkan untuk memperluas jangkauan pasar alumni pelatihan dan mempermudah transaksi.
Dirjen Pelindungan Kementerian PPMI Rinardi mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai solusi transisi karier bagi PMI yang kembali ke tanah air. Fasilitas inkubasi dinilai memberi alternatif konkret untuk membangun usaha berkelanjutan.
Naremax melalui PT Ajakin Sukses Bersama bergerak di solusi digital dan event organizer, termasuk penyewaan sound system dan videotron. Di sisi lain, perusahaan ini menjalankan misi sosial lewat divisi inkubasi UMKM berbasis teknologi.