tvOnenews.com - Al Nassr turut meramaikan bursa transfer pada musim 2025/2026 ini. Nama Abdullah Al-Hamdan, striker Al Hilal sekaligus Timnas Arab Saudi itu pun mencuat, seiring dengan kabar bahwa Al Nassr mengincarnya untuk bergabung dengan skuad.
Berstatus sebagai bebas transfer dengan Al Hilal, pemain kelahiran 1999 tersebut kemudian diketahui telah menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Al Nassr.
Hal itu dibeberkan oleh seorang presenter sepak bola asal Arab Saudi, Khaled Al-Shenaif, dalam program televisi yang dipandunya.
- Instagram/a.alhamddan
Al-Shenaif mengatakan bahwa Al-Hamdan dikonfirmasi telah menandatangani kontrak transfer ke Al Nassr.
Proses penanda tanganan kontrak itu pun dilakukan bersama CEO klub tersebut, yakni Jose Semedo yang berasal dari Portugal.
"Dikonfirmasi, bahwa Al-Hamdan telah menandatangani kontrak transfer ke Al Nassr dengan Jose Semedo, CEO klub tersebut," kata Al-Shenaif dikutip dari X @SBA_sport, Rabu (14/1/2026).
Masih dalam program yang sama, Al-Shenaif lalu mengatakan bahwa komite eksklusif Al Nassr justru menolak kontrak Al-Hamdan tersebut.
"Semedo menandatangani kontrak untuk Abdullah Al-Hamdan dengan Al-Nassr, dan komite eksekutif klub menolak kontrak tersebut," bunyi tweet @SBA_sport.
Gejolak internal yang melibatkan CEO dan komite eksekutif Al Nassr kini berisiko menyeret klub ke meja hijau.
Pakar hukum Yaqoub Al-Mutair, yang diundang sebagai narasumber dalam program televisi yang dipandu oleh Al-Shenaif, menegaskan bahwa kontrak yang melibatkan Jose Semedo dan Abdullah Al-Hamdan telah memiliki kekuatan hukum tetap.
Al-Mutair memperingatkan bahwa Al Nassr terancam menghadapi sengketa hukum yang serius apabila gagal memenuhi kewajiban kontrak terhadap Al-Hamdan.
"Al-Mutairi menunjukkan, bahwa jika Al-Nasr tidak memenuhi kontraknya dengan Al-Hamdan, maka mereka hanya akan menghadapi dua pilihan dalam masa yang akan datang," bunyi pernyataan Yaqoub Al-Mutair, melansir Goal.com Arab Saudi, Rabu (14/1/2026).




