SEBANYAK 70 pengusaha terpilih dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti program Intensive Business Class (IBC) Nasional 1.0 yang diselenggarakan oleh komunitas wirausaha Genpro di Yogyakarta, 12–13 Januari 2026. Peserta yang berasal dari Sumatra, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi ini dipersiapkan menjadi agen pertumbuhan (agent of growth) di daerah masing-masing.
Presiden Genpro, Nuri Ardiansyah, dalam sesi utamanya menekankan bahwa pertumbuhan bisnis tidak boleh hanya terpaku pada angka dan omzet semata. Ia mendorong para pengusaha untuk memperluas dampak positif bisnis bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Bisnis yang besar bukan hanya tentang omzet, tetapi tentang sejauh apa ilmu dan manfaatnya bisa ditularkan. Tumbuhlah, lalu bantu yang lain ikut bertumbuh,” tegas Nuri Ardiansyah dalam keterangannya, Rabu (14/1).
Baca juga : BI DIY Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah
Selain aspek kebermanfaatan, peserta juga dibekali materi teknis oleh VP Community Development Genpro, Ryan Martian. Materi yang diberikan mencakup penyusunan strategic intent perusahaan, mulai dari visi, misi, nilai inti (values), hingga pembenahan model bisnis agar lebih siap menghadapi fase pertumbuhan yang lebih masif.
Program IBC Nasional ini memiliki pendekatan unik dengan menerapkan konsep holistik yang menyatukan aspek bisnis, kepemimpinan, dan keluarga. Hal ini terlihat dari kehadiran sejumlah peserta yang membawa pasangan mereka untuk menyelaraskan visi dalam membangun bisnis dan rumah tangga.
“Alhamdulillah, kami semakin bersemangat menumbuhkan bisnis. Banyak insight baru yang kami dapatkan. Dan yang paling berharga, istri bisa ikut menemani kelas ini, semoga ke depan semakin harmonis dalam berkeluarga dan bersama-sama membesarkan bisnis,” ujar salah satu peserta.
Kegiatan ini merupakan pertemuan kedua dari rangkaian Fast Track IBC Nasional 1.0. Melalui pembinaan berkelanjutan ini, Genpro berkomitmen menciptakan ekosistem pengusaha yang tidak hanya naik kelas secara finansial, tetapi juga memiliki kontribusi sosial yang berdampak luas. (P-3)




