KADIN Pastikan UMKM Jadi Tulang Punggung D-8 Halal Expo Indonesia 2026

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menegaskan bahwa D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 akan dirancang sebagai panggung strategis bagi UMKM untuk menembus pasar halal negara-negara anggota D-8.

Ketua Komite Tetap ICCD dan D-8 KADIN, Mohamad Bawazeer, mengatakan bahwa UMKM Indonesia sejatinya memiliki kualitas dan daya saing produk, meskipun masih menghadapi tantangan berat dari sisi harga, modal, dan logistik.

“UMKM kita punya kemampuan dan kualitas. Memang harga kita lemah dan mahal, tapi itu yang sedang kita bantu lewat pendekatan ke pemerintah, terutama soal skema pembiayaan dan transportasi,” ujar Bawazeer.

Menurutnya, salah satu fokus utama KADIN adalah membantu UMKM menekan biaya agar produk mereka bisa bersaing di pasar ekspor, khususnya di negara-negara D-8 yang memiliki pasar halal besar.

Selain dukungan finansial dan logistik, KADIN juga menyiapkan program pembinaan ekspor bagi UMKM agar mereka memahami bagaimana beroperasi di pasar global.

“Kita mendidik UMKM tentang bagaimana ekspor itu bekerja, bagaimana kapasitas produksi mereka dikaitkan dengan kekuatan finansial. Mereka harus paham standar dan mekanismenya,” jelasnya.

KADIN juga mendorong model ekspor kolektif, di mana satu kontainer diisi oleh beberapa UMKM sekaligus, sehingga beban biaya pengiriman bisa dibagi dan menjadi lebih ringan.

Strategi ini dinilai penting untuk memastikan UMKM tidak tersingkir oleh skala besar perusahaan multinasional, yang menurut Bawazeer justru sering beroperasi dari luar negeri.

“Kalau pengusaha besar, mereka mungkin sudah investasi di negara lain. Tapi yang bisa benar-benar menguasai produk halal melalui D-8 itu adalah UMKM,” tegasnya.

Bawazeer menambahkan bahwa kesiapan UMKM tidak hanya ditentukan oleh modal dan kemampuan produksi, tetapi juga etos kerja dan profesionalisme agar mampu bertahan dalam persaingan global.

“UMKM itu bukan hanya soal finansial dan produksi, tapi juga etos kerja,” ucapnya.

Dengan pendekatan ini, KADIN berharap Halal Expo Indonesia 2026 menjadi bukan sekadar pameran, tetapi mesin penguatan UMKM Indonesia dalam merebut pasar halal internasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Fakta BTS World Tour 2026: 79 Konser, hingga Panggung 360 Derajat
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Sugiono Singgung Tren Diplomasi Ekonomi Global, Sanksi Jadi Alat Kuasa
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Kedubes Iran soal Kerusuhan Protes: Akui Hak Unjuk Rasa, Tuding Ada Penyusupan dan Intervensi Asing
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
SPBU Swasta Sudah Impor Bensin Awal 2026, Impor Solar Dihentikan Mulai Maret
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Gali Potensi PNBP, Purbaya Ujug-Ujug Datangi Kejagung
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.