Sebuah objek kosmik dengan bentuk tak biasa kembali menyita perhatian publik dan ilmuwan. Dikenal sebagai Gomez’s Hamburger, objek bernama ilmiah IRAS 18059-3211 ini tampak seperti roti hamburger di angkasa, lengkap dengan lapisan terang dan jalur gelap di tengahnya. Namun di balik tampilannya yang unik, tersembunyi proses penting dalam evolusi bintang dan pembentukan planet.
Menurut para astronom, IRAS 18059-3211 merupakan bintang tua pasca-deret utama yang tengah berada dalam fase transisi akhir kehidupannya. Bintang ini telah kehabisan bahan bakar hidrogen dan kini melepaskan material dalam jumlah besar ke sekitarnya.
Mengapa Bentuknya Seperti Hamburger?Berdasarkan data NASA, bentuk “hamburger” tersebut muncul akibat cakram debu tebal yang mengelilingi bintang dan terlihat dari posisi samping (edge-on). Struktur ini menciptakan ilusi visual yang sangat khas:
Baca juga : Astronom NASA Tangkap Momen Langka “Bayi Planet” Sedang Terbentuk
- Bagian terang (atas dan bawah): Pantulan cahaya dari bintang pusat oleh debu di sekitarnya
- Bagian gelap (jalur tengah): Cakram debu optik yang sangat tebal, menyerap dan menghalangi cahaya bintang sepenuhnya
Fenomena ini menjadikan Gomez’s Hamburger salah satu objek paling ikonik dalam pengamatan astronomi inframerah.
Debu yang Akan Menjadi PlanetPenelitian terbaru yang dipublikasikan oleh Scientific American dan Space.com mengungkap temuan mengejutkan: di dalam cakram debu tersebut terdapat gumpalan gas masif yang berpotensi berkembang menjadi planet.
Proses ini terjadi melalui mekanisme instabilitas gravitasi, yakni kondisi ketika gaya gravitasi internal gas dan debu melampaui tekanan gas lokal. Akibatnya, materi runtuh dengan cepat dan membentuk calon planet gas raksasa, mirip Jupiter, dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan mekanisme pembentukan planet konvensional (core accretion).
Baca juga : Cakram Protoplanet Terlihat oleh Teleskop James Webb, Awal Terbentuknya Planet Baru
Bintang Tua, Planet BaruMenariknya, fenomena ini menantang pemahaman lama tentang pembentukan planet. Selama ini, planet diyakini hanya terbentuk di sekitar bintang muda (protobintang). Namun IRAS 18059-3211 membuktikan bahwa bintang tua pun dapat “memulai ulang” proses pembentukan planet dari material yang dilepaskannya sendiri pada fase raksasa merah.
Menurut NASA, temuan ini menunjukkan bahwa pembentukan planet tidak eksklusif milik sistem bintang muda, melainkan dapat terjadi kembali berkat daur ulang materi kosmik.
Siklus Kehidupan Materi KosmikStudi terhadap Gomez’s Hamburger memberikan gambaran nyata tentang siklus hidup materi di alam semesta. Unsur-unsur yang dahulu terbentuk di dalam inti bintang tua kini dilepaskan, menyatu kembali, dan berpotensi melahirkan sistem keplanetan generasi baru.
Bagi para astronom, objek ini menjadi laboratorium alami untuk memahami bagaimana kematian bintang justru dapat menjadi awal bagi lahirnya dunia-dunia baru. (NASA/Space.com/Scientific American/Z-10)




