Jakarta, IDN Times - Misi Pengawas Hak Asasi Manusia (HAM) PBB (HRMMU) pada Rabu (14/1/2026), mengatakan bahwa 2025 menjadi tahun paling mematikan bagi warga sipil Ukraina. Lembaga itu melaporkan terdapat lebih dari 2.500 warga sipil yang tewas di Ukraina.
Beberapa bulan terakhir, Rusia masih melanjutkan serangan ke sejumlah kota di Ukraina. Alih-alih menargetkan militer, serangan itu disebut menyasar sejumlah infrastruktur sipil di Ukraina, termasuk area permukiman warga.
Sehari sebelumnya, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy berencana memperpanjang darurat militer di negaranya. Ia juga menyatakan akan melanjutkan serangan ke dalam teritori Rusia.




