JAKARTA, KOMPAS.TV - Dua tersangka kasus pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana bertemu dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (8/1/2026) pekan lalu.
Damai menegaskan, tidak ada permintaan maaf dalam pertemuan dengan Jokowi tersebut.
"Tidak ada minta maaf," kata Damai dalam keterangannya yang disampaikan eksklusif pada dialog Kompas Petang di KompasTV, Rabu (14/1).
Baca Juga: Jokowi Ungkap soal Pertemuan dengan Dua Tersangka Kasus Ijazah Palsu: Kehadiran untuk Silaturahmi
Menurut penuturannya, pertemuan dirinya dan Eggi bersama ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming itu hanya sebatas silaturahmi.
"Iya (hanya silaturahmi), dari saya tidak membawa apa-apa," ucapnya.
Saat disinggung terkait adakah keterkaitan dengan pembicaraan soal ijazah dalam pertemuan tersebut, ia mengonfirmasi hal itu.
"Tentunya ada dong, ketika dia bilang menyatakan 'saya ke sini enggak mau minta maaf', berartikan ada hubungannya, pak Jokowi langsung ngomong understanding-lah," ujarnya.
Meski demikian, Damai mengaku tidak mengerti maksud ucapan Jokowi tersebut, namun ia menilai kedua belah pihak sudah sama-sama mengerti terkait pertemuan tersebut.
"Enggak tahu, pak Jokowi yang ngomong understanding, kalau dalam pemahaman kita ini sama-sama paham," tuturnya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- damai hari lubis
- eggi sudjana
- jokowi
- pertemuan dengan jokowi
- tak ada permintaan maaf
- kasus ijazah jokowi





