Grid.ID - Terungkap perjuangan ibunda Aurelie Moeremans selamatkan anaknya yang kena child grooming. Ternyata ibu Aurelie sempat lapor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Seperti diketahui, baru-baru ini publik dihebohkan dengan buku memoar yang ditulis oleh artis Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings. Buku memoar itu berisi pengalaman pahit Aurelie saat jadi korban child grooming dan kekerasan psikologis dari sosok bernama Bobby (nama yang disamarkan).
Parahnya, hal itu dialami Aurelie saat dirinya masih berusia 15 tahun. Dengan detail, Aurelie menceritakan momen-momen menyedihkan saat mendapat ancaman, kekerasan psikologis dan manipulasi dari kekasihanya yang 13 tahun lebih tua darinya.
Tak hanya itu, Aurelie juga menceritakan perjuangannya keluar dari hubungan tidak sehat tersebut. Salah satunya Aurelie dibantu oleh sang ibu tercinta.
Lantas bagaimana perjuangan ibunda Aurelie Moeremans selamatkan anaknya yang kena child grooming? Simak penjelasannya.
Perjuangan Ibunda Aurelie Moeremans
Ibunda Aurelie Moeremans, Sri Sumarti sempat mengungkap kisah pilu saat berpisah rumah dengan putrinya yang saat itu tinggal dengan Roby Tremonty.
Ia menyebut putrinya jarang pulang ke rumah setelah dinikahi Roby. Meski begitu, ia beruntung sang putri akhirnya kembali ke pelukannya.
"Setahun lalu, saat Natal, dia (Aurelie) balik lagi," kata Sri Sumarti, ibu kandung Aurelie, ketika dihubungi melalui telepon, Selasa (31/12/2013) dilansir Tribunnews.com.
Diakui Sri, ia sempat bingung dengan perubahan sikap putrinya tersebut. Ia juga mengaku sakit hati saat mendengar apa yang dialami oleh putri tercintanya.
"Sakit memang saat mendengernya, tapi saya tahan supaya Aurelie semmangat," kata Sri yang tak datang saat Aurelie menikah.
Tak hanya itu, Sri juga mengaku Aurelie kerap diancam Roby hingga memilih diam dan jarang pulang menemuinya. Kini, Sri lega lantaran sang anak sudah terbuka padanya.
"Aurelie ini sering diancam Robi. Tapi sekarang mulai terbuka," ucap Sri.
Tak tinggal diam putrinya alami child grooming, Sri sempat menyelamatkan putrinya dengan melaporkan kasus itu ke lembaga perlindungan anak. Hal itu karena Aurelie belum dewasa untuk menikah.
Hal senada juga diungkap oleh Aurelie Moeremans dalam bukunya. Ia menyebut ibunya sempat mengadu ke KPAI dan Komnas Perlindungan Anak di bawah Seto Mulyadi.
Sayangnya, upaya mediasi yang dilakukan juga tidak menghasilkan kejelasan yang memuaskan. Akhirnya, Aurelie memilih menyelesaikan masalah itu sendiri.
KPAI Benarkan Aurelie dan Ibunya Sempat Minta Perlindungan
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang kala itu menjabat yakni Hadi Supeno, membenarkan kedatangan Aurelie Moeremans bersama ibunya, Sri Sunarti ke kantornya. Menurut Hadi, ini kali pertama Arelie mendatangi KPAI, sementara sang bunda sudah kedua kalinya.
"Benar, Aurelie datang pertamakali bersama ibunya. Kalau ibunya sudah dua kali, pertama hanya konsultasi, yang kedua mengambil formulir untuk membuat pengaduan,," ungkapnya, saat ditemui di kantor KPAI, Jl. Teuku Umar, Jakarta Pusat dilansir TribunTrends.com.
"Masih proses, belum di analisa karena KPAI ada standar pemeriksaan. Di kroscek dulu, diperiksa, lalu mendengar semua informasi, memenuhi syarat pengaduan apa tidak, dari analisa itu baru disimpulkan," terang Hadi.
Demikianlah perjuangan ibunda Aurelie Moeremans selamatkan anaknya yang kena child grooming. (*)
Artikel Asli

