Grid.ID - Berita soal kronologi Syafiq Ali hilang di Gunung Slamet memang sempat menyita perhatian publik. Dan usai 17 hari menghilang, tim Basarnas sayangnya menemukan sang pemuda sudah dalam kondisi tewas.
Syafiq Ali atau yang bernama lengkap Syafiq Ridhan Ali Razan (18) diketahui merupakan pendaki asal Kota Magelang. Sebelum ditemukan tewas, Syafiq dilaporkan hilang tatkala melakukan pendakian melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, sejak Sabtu (27/12/2025).
Kronologi Syafiq Ali Hilang 17 Hari di Gunung Slamet
Saat kejadian, korban tak mendaki sendiri, melainkan bersama teman satu sekolahnya yang bernama Himawan Choidar Bahran. Namun saat kejadian Himawan yang dilaporkan hilang ditemukan terlebih dulu oleh tim SAR gabungan dalam kondisi selamat pada Selasa 30 Desember 2025 di sekitar Pos 5.
Melansir dari Tribunnews.com, kakak korban yaang bernama Naufal Hisyam (24), mengungkapkan bahwa SyAfiq Ali awalnya berpamitan untuk mendaki Gunung Sumbing. Dan bukan Gunung Slamet.
Namun adiknya itu di tengah jalan mengirimkan foto bahwa ia sudah berada di basecamp Gunung Slamet. Mengetahui hal itu keluarga korban pun sempat terkejut.
Akan tetapi korban akhirnya tetap diberi izin setelah berjanji tidak akan menginap dan akan pulang pada Minggu sorenya. Meski begitu, setelah ditunggu korban tak kunjung memberikan kabar dari waktu yang dijanjikan.
Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah sepeda motor dan kartu tanda penduduk (KTP) milik korban ditemukan masih tertinggal di basecamp Dipajaya. Setelahnya, berita kronologi Syafiq Ali hilang di Gunung Slamet langsung viral di media sosial.
Mengetahui hal itu, tim penyelamat yang mendapat laporan langsung diterjunkan untuk mencari keberadaan korban. Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat, Sugeng Utomo, menyampaikan bahwa korban ditemukan oleh relawan pada Rabu (14/1/2026).
Yakni tepat atau 17 hari sejak dilaporkan hilang, dan ditemukan sekitar jalur yang menghubungkan kawasan Gunung Malang dan Baturraden. Sekitar pukul 10.00 WIB.
"Lokasi di bebatuan jurang Kali (Sungai) Lembarang. Pencarian di antara lingkaran kuning," kata Sugeng dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, Komandan tim Basarnas Jawa Tengah, Andika, mengatakan lokasi penemuan jasad Syafiq berada tidak jauh dari titik ditemukannya Himawan. Dimana korban ditemukan di kawasan Pos 9.
"Basarnas Jawa Tengah menerjunkan enam orang dibantu dari Pos Wonosobo empat orang. Lokasi ditemukan tidak jauh dari tempat Himawan, teman Syafiq," ujar Andika.
Namun nahas, saat ditemukan tim relawan, kondisi Syafiq Ali sudah meninggal dunia.
"Pendaki bernama Syafiq ditemukan oleh tim relawan dalam kondisi sudah meninggal dunia, dan saat ini evakuasi oleh Basarnas dan tim relawan sedang dilakukan," imbuh Andika.
Kuat dugaan, kronologi Syafiq Ali hilang di Gunung Slamet hingga akhirnya tewas karena mengalami hipotermia atau kedinginan ekstrem. (*)
Artikel Asli




