Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2025). Mayoritas indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini dibuka menguat, antara lain seperti ADMR, BBRI, sampai MAPI.
Melansir IDX Mobile pukul 09.06 WIB, indeks Bisnis-27 naik 0,44% ke 567,89. Indeks mengawali perdagangan dengan transaksi 589,3 juta saham senilai Rp824,9 miliar. Kapitalisasi pasar indeks pada pembukaan mencapai Rp4.298 triliun.
Penguatan indeks pada pembukaan ini ditopang oleh 15 saham konstituen yang naik. Sisanya, 9 saham dibuka melemah dan 3 belum berubah.
Di antara 15 saham konstituen yang dibuka naik antara lain adalah PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang menguat 3,29% ke Rp2.040, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) naik 3,14% ke Rp2.300, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 1,47% ke Rp4.150, dan saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dibuka naik 0,63% ke Rp8.050.
Berikutnya, ada saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang naik 1,83% ke Rp4.440, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 0,81% ke Rp3.750, saham PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) naik 0,36% ke Rp1.405, sampai saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang naik 1,27% ke Rp1.195.
Dalam penutupan pasar Rabu (14/1) indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,02% ke 565,39. Pekan ini indeks telah melalui tiga hari perdagangan dengan konsisten ditutup menguat. Level indeks pada penutupan terakhir mencerminkan pertumbuhan 0,96% dalam sepekan, atau 1,99% dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
- Saham NCKL Hingga ANTM Dorong Indeks Bisnis-27
- Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat Terdorong Saham BUMI, ANTM hingga MEDC
- Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat, Saham PGEO, ADRO, JPFA Melaju
Tren penguatan indeks Bisnis-27 itu sejalan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang berturut-turut menguat pada penutupan dua hari perdagangan terakhir. Bahkan, indeks komposit kini berada di level all time high (ATH) baru 9.032, usai naik 0,94% pada perdagangan Rabu (14/1).
Tim riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan melanjutkan penguatan. Katalis pendorong pasar ini berupa ekspektasi berlanjutnya penurunan suku bunga The Fed, kenaikan harga komoditas, aliran masuknya dana investor asing, serta aksi korporasi emiten. Rupiah juga ditutup menguat di level Rp16.865 per dolar AS di pasar spot.
"Secara teknikal, terjadi Golden Cross IHSG dan pelebaran histrogram positif MACD. Sehingga diperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan menguji level 9.070/9.100. Namun, perlu diwaspdai potensi terjadinya profit taking pada perdagangan Kamis (15/1), menjelang libur long weekend," tulis sekuritas, Kamis (15/1/2026).
________
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



