JAKARTA, KOMPAS.com – Menjelang demonstrasi kelompok buruh, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Gatot Subroto, tepatnya di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, terpantau ramai lancar, Kamis (15/1/2026) pagi.
Pantauan Kompas.com di lokasi hingga pukul 10.00 WIB, tak terlihat penumpukan kendaraan meskipun kawasan Senayan sedang diguyur hujan deras.
Arus lalu lintas di jalur arteri Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi masih dapat dilalui kendaraan dengan kecepatan normal.
Baca juga: Ada Demo Buruh dan Ojol Hari ini, Waspada Macet di Senayan dan Gambir
Kondisi serupa juga terlihat pada arus sebaliknya, yaitu dari arah Slipi menuju Semanggi.
Kepadatan kendaraan justru terlihat di ruas Tol Dalam Kota di arah Grogol menuju Cawang.
Sementara itu, lalu lintas tol di depan Gedung DPR arah sebaliknya terpantau lancar dan cenderung sepi dari kendaraan yang melintas.
Hingga pukul 10.10 WIB, belum terlihat adanya tanda-tanda perkumpulan massa aksi di depan gerbang utama Gedung MPR/DPR RI.
Titik-titik kumpul di sekitar kawasan Gelora Bung Karno juga terlihat sepi dan belum ada bus-bus yang biasanya digunakan para buruh.
Meski begitu, Sejumlah personel kepolisian sudah tampak berjaga dan bersiaga di bawah flyover Ladokgi.
Area ini memang dikenal sebagai salah satu titik kumpul strategis bagi massa aksi sebelum bergerak menuju gerbang utama parlemen.
Di sekitar trotoar depan gedung DPR RI, beberapa pedagang keliling, baik yang menggunakan gerobak maupun sepeda, tampak sudah mangkal dan bersiap menunggu kedatangan para buruh.
Mereka menunggu sejak pagi dengan menutupi barang dagangannya pakai plastik untuk menghindari guyuran hujan.
Selain itu, area parkir dadakan di sekitar depan gedung juga mulai diisi oleh beberapa kendaraan roda empat dan deretan motor pengemudi ojek online (ojol).
Baca juga: Suara Ojol di Monas: Tuntut Perpres Kesejahteraan hingga Perjuangkan Nasib PJLP
Demo buruh hari ini
Sebelumnya diberitakan, aksi unjuk rasa hari ini rencananya akan digelar oleh elemen buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh.